“Kita akan membangun ratusan ribu rumah. Memang tidak bisa seketika, tetapi dalam minggu-minggu dan bulan-bulan mendatang, rakyat akan melihat bukti nyata,” tegasnya.
Pada sektor perikanan, Prabowo menuturkan bahwa pemerintah telah membangun 100 desa nelayan dan menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 2.000 desa pada tahun depan.
Baca Juga:
Presiden RI Prabowo Subianto Resmikan 1.072 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan, Termasuk SPPG MBG Polres Langkat 1 Salapian
Program ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan sekitar 16 juta jiwa nelayan beserta keluarganya melalui penyediaan fasilitas pendukung seperti dermaga, pabrik es, hingga cold storage. Uji coba di Papua bahkan menunjukkan hasil signifikan dengan kenaikan pendapatan nelayan hingga 60–100 persen.
“Kita juga akan membangun 20 ribu hektare tambak di Pantura Jawa Barat. Program ini akan membuka 130 ribu lapangan kerja,” imbuh Presiden.
Tidak hanya itu, sektor pertanian pun mendapat perhatian serius. Presiden menjelaskan capaian cetak sawah baru seluas 480 ribu hektare, di mana 280 ribu hektare di antaranya telah selesai.
Baca Juga:
APBN Ambil Alih Utang Whoosh, Negara Siapkan Rp1,2 T Per Tahun
Produksi beras Indonesia kini mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah.
Untuk memperkuat ketahanan pangan, pemerintah juga mengalokasikan pembangunan 100 gudang modern Bulog dengan kapasitas besar di lahan sekitar 5 hektare per gudang.
Selain pembangunan ekonomi dan pangan, Presiden Prabowo turut menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan.