WahanaNews.co | Warga Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Yati Dahlia kecewa dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Tanah masyarakat adat dipasangi plang untuk lahan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara tanpa sosialisasi.
Baca Juga:
Jenderal Listyo Sigit Mutasi 1.121 Perwira Polri, Bentuk Polresta Baru di IKN
Ketika Jokowi dan sejumlah gubernur mengadakan ritual Kendi Nusantara kemarin, kata Yati, warga lebih merasa masa bodoh.
Menurutnya, mereka sudah terlanjur kecewa.
"Teriakan kami selama ini tidak didengarkan. Kami seperti dianggap tidak ada di sini," kata Yati saat konferensi pers virtual, Selasa (15/3).
Baca Juga:
Hibah Rp115,94 Miliar untuk Smart City IKN, MARTABAT Prabowo-Gibran: Investasi Pengetahuan dan Teknologi
Dia mengatakan informasi yang diterima warga setempat terkait kedatangan dan kemah rombongan Jokowi hanya sekadar kabar angin.
Suku Balik, masyarakat adat yang berada di wilayah IKN Nusantara, pun menurutnya tak diajak dialog dengan kedatangan presiden.
Saat ini, kata Yati, warga adat Balik lebih fokus pada sejumlah lahan yang sudah dipasangi plang pembangunan IKN.