Selain itu, Sylviana menyampaikan bahwa kejuaraan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat berprestasi bagi atlet disabilitas intelektual.
Ia berharap kegiatan ini mampu mendorong partisipasi aktif berbagai lembaga serta meningkatkan dukungan masyarakat terhadap pengembangan olahraga disabilitas di Indonesia.
Baca Juga:
Plt Kapus Dolat Rayat Hindari Wartawan dan Terkesan Mengelak Untuk Dikonfirmasi.
Sementara itu, Manajer Klub PP SOIna, Ine Kharisma Setia Widhy, menjelaskan bahwa kejuaraan ini menjadi ajang pemanasan sebelum pelaksanaan kejuaraan nasional yang sesungguhnya.
“Kami hanya mengundang para atlit dari sekitar wilayah Jakarta saja, belum bisa secara nasional karena keterbatasan waktu persiapan,” ujarnya, Rabu (13/1/2026).
Meski bersifat uji coba, panitia tetap mempersiapkan kejuaraan ini secara maksimal.
Baca Juga:
Raih Emas SEA Games 2025, Robby Antasyafi Prioritaskan Bonus untuk Keluarga dan Masa Depan
Ke depan, penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan dengan jangkauan peserta yang lebih luas, melibatkan atlet dari seluruh daerah di Indonesia.
Ine menambahkan, kejuaraan ini diharapkan memberikan pengalaman berharga bagi atlet maupun panitia sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggaraan berikutnya.
Menurutnya, atlet difabel intelektual masih membutuhkan lebih banyak ruang kompetisi guna mengasah kemampuan, mengukur hasil latihan, serta mengembangkan potensi secara berkelanjutan.