WAHANANEWS.CO, Jakarta – AC Milan resmi mengakhiri kerja sama dengan gelandang Ismael Bennacer.
Kedua pihak sepakat melakukan pemutusan kontrak secara bersama-sama, sekaligus menandai berakhirnya perjalanan sang pemain selama tujuh tahun berseragam Rossoneri.
Baca Juga:
DPR RI dan Parlemen Korea Selatan Bahas Perdagangan hingga Perlindungan Pekerja Migran
Bennacer bergabung dengan AC Milan pada 2019 setelah didatangkan dari Empoli dengan nilai transfer sekitar 16 juta euro.
Sejak kedatangannya, pemain asal Aljazair tersebut menjadi salah satu bagian penting dari lini tengah Milan dan mencatatkan 137 penampilan di Serie A.
Salah satu periode terbaik Bennacer bersama Milan terjadi pada musim 2021/22.
Baca Juga:
Tampung Aspirasi Warga, TB Hasanuddin Dorong Pelatihan UMKM bagi Masyarakat Sumedang
Ia memainkan peran penting dalam perjalanan tim hingga berhasil merebut gelar Scudetto.
Keberhasilannya membantu Milan meraih trofi Liga Italia menjadi salah satu pencapaian utama dalam kariernya bersama klub tersebut.
Namun, perjalanan Bennacer di San Siro kemudian terganggu oleh masalah cedera lutut yang berkepanjangan.
Kondisi tersebut membuatnya kesulitan mempertahankan konsistensi penampilan dan menjadi salah satu faktor yang menghambat kiprahnya dalam beberapa musim terakhir.
Bennacer terakhir kali tampil dalam pertandingan kompetitif untuk AC Milan pada 2024.
Setelah itu, ia sempat menjalani masa peminjaman ke Olympique de Marseille dan Dinamo Zagreb.
Periode tersebut menjadi bagian dari upaya melanjutkan karier setelah dirinya mengalami kendala kebugaran yang cukup panjang.
Pada Jumat, 7 Agustus 2026, AC Milan akhirnya mengumumkan secara resmi berakhirnya hubungan kontraktual dengan pemain berusia tersebut.
"AC Milan dapat mengonfirmasi pemutusan kontrak Ismael Bennacer dengan persetujuan bersama," kata klub dalam pernyataan singkat Jumat 7 Agustus 2026 lalu.
Dalam pernyataan yang sama, Milan turut menyampaikan harapan terbaik untuk perjalanan Bennacer selanjutnya setelah tidak lagi menjadi bagian dari skuad klub.
"Klub ingin mendoakan yang terbaik untuknya di masa depan," ucap pernyataan tersebut.
Keputusan berpisah ini menjadi penutup bagi perjalanan Bennacer yang cukup panjang bersama AC Milan.
Setelah melewati masa penuh prestasi sekaligus menghadapi berbagai persoalan cedera, sang gelandang kini bersiap membuka lembaran baru dalam karier profesionalnya.
Bennacer selanjutnya diperkirakan melanjutkan karier di Liga Bintang Qatar.
Ia akan bergabung dengan Al-Gharafa dengan status bebas transfer setelah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kontraknya bersama Milan.
Kepindahan tersebut sekaligus memberikan kesempatan bagi Bennacer untuk mendapatkan tantangan baru setelah beberapa musim terakhir tidak banyak mendapat kesempatan tampil secara reguler.
Sementara bagi AC Milan, kepergian pemain yang menjadi bagian dari skuad juara Serie A 2021/22 itu menandai berakhirnya satu fase penting dalam komposisi lini tengah klub.
Perpisahan ini pun menjadi keputusan yang memberikan ruang bagi kedua pihak untuk melanjutkan perjalanan masing-masing.
Bennacer kini akan memulai babak baru di Qatar, sedangkan Milan dapat melanjutkan proses pembangunan skuad untuk menghadapi persaingan di musim-musim berikutnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]