WAHANANEWS.CO, Jakarta – Kemenpora RI bersama Pengurus Besar Federasi Akuatik Indonesia (PB Akuatik Indonesia) dan World Aquatics terus memperkuat kualitas sumber daya manusia olahraga melalui penyelenggaraan pelatihan pelatih bertaraf internasional.
Upaya tersebut diwujudkan melalui World Aquatics Certification Course for Youth Group Combination Swimming dan International Open Water Swimming (OWS) Course yang berlangsung di Bali pada 2-8 Agustus 2026.
Baca Juga:
Kemenpora Perkuat Pembinaan Olahraga Disabilitas Lewat Program ToT "Berdaya" di Majalengka
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pembinaan olahraga nasional, khususnya cabang olahraga akuatik.
Melalui kolaborasi dengan federasi internasional, para pelatih Indonesia dibekali kompetensi yang sesuai dengan standar dunia agar mampu mencetak atlet-atlet berprestasi di masa mendatang.
Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Prestasi Kemenpora RI, Leny Kurnia, menegaskan bahwa keberhasilan sebuah negara dalam meraih prestasi olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet semata, tetapi juga dipengaruhi kualitas pelatih yang berperan sebagai ujung tombak dalam proses pembinaan.
Baca Juga:
Pemuda Indonesia Unjuk Kapasitas di Forum Global SERVE BRICS 2026
"Atas nama Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta, narasumber, dan tamu undangan. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan wujud nyata komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia olahraga, khususnya pada cabang olahraga akuatik,” kata Leny.
Ia menjelaskan bahwa pelatih memiliki peranan yang sangat strategis dalam perjalanan karier seorang atlet.
Mulai dari proses identifikasi dan pencarian bibit berbakat, penyusunan program latihan, pengembangan kemampuan teknis maupun mental, hingga mengantarkan atlet mampu berprestasi pada ajang internasional.