Petenis berusia 25 tahun itu mencatat kemenangan terbesar sepanjang karier usai menaklukkan petenis peringkat lima dunia, Felix Auger-Aliassime, dengan skor meyakinkan 6-4, 6-2.
Kemenangan ini menjadi sukses keduanya atas pemain Top-10, setelah sebelumnya mengalahkan Andrey Rublev di Miami sekitar sepuluh bulan lalu.
Baca Juga:
Langkah Wakil Indonesia Terhenti di Fase Awal Anggar ISG 2025, Pelatih Sebut Banyak Pelajaran Berharga
Pada partai tunggal putri, Elise Mertens tampil solid saat menghadapi Victoria Mboko.
Meski sempat kehilangan set kedua, petenis berusia 30 tahun tersebut mampu bangkit dan mengakhiri pertandingan dengan skor 6-3, 3-6, 6-3.
Pengalaman panjang Mertens di level elite menjadi faktor pembeda dalam meredam permainan agresif Mboko yang terpaut usia sepuluh tahun lebih muda.
Baca Juga:
Langkah Jafar/Felisha Terhenti di Perempatfinal Singapore Open 2025
“Saya sangat senang meriah satu poin untuk Belgia. Lawan saya juga bermain dengan baik, dia masih muda dan tengah bersinar,” ujar Mertens usai laga.
Lebih lanjut, Mertens mengaku puas dengan performanya, khususnya pada set penentuan.
Dukungan penuh dari rekan setim disebutnya menjadi suntikan motivasi untuk tetap fokus hingga akhir pertandingan.