Sebelumnya, pada Oktober 2021, Dybala telah menjalin kesepakatan baru secara lisan dengan Juventus untuk bertahan.
Namun, pihak Juventus menarik diri atas kesepakatan tersebut dan ingin bernegosiasi ulang.
Baca Juga:
Ketua Fraksi PKB “Bongkar” Kebocoran Parkir, Apresiasi Langkah Bupati Juventus Terapkan E-Parkir di Sikka
Puncaknya adalah kedua pihak mengalami kebuntuan dalam kesepakatan kontrak baru.
Alhasil, Dybla akan hengkang dengan status bebas transfer pada di akhir musim 2021-2022.
Sebagai catatan, kontrak Dybala dengan Juventus akan berakhir pada 30 Juni 2022 mendatang.
Baca Juga:
Duel Panas di Turin, Juventus Incar Kemenangan atas AS Roma
Oktober tahun lalu, Juventus dan Dybala sempat dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan soal perpanjangan kontrak ini.
Tetapi, situasi berubah pada Januari tahun ini, ketika pihak Nyonya Tua menurunkan nilai kesepakatan kontrak awal.
"Perubahannya adalah Juventus tidak memperbarui kontrak Paulo Dybala, ini perubahannya," sebut CEO Juventus, Maurizio Arrivabene, dikutip dari Sport Mediaset.