Menurutnya, target besar tersebut tidak dapat dicapai secara instan dan membutuhkan proses panjang, konsistensi, serta kerja keras seluruh elemen tim.
"Kami senang bisa terus bekerja sama untuk empat tahun lagi, hingga Piala Dunia 2030. Kerja keras sangat membutuhkan waktu bagi kami," ucapnya
Baca Juga:
Debut Manis Neymar di Piala Dunia 2026, Air Mata Haru Warnai Comeback
Sejak menangani Brasil tahun lalu menggantikan Dorival Junior, Ancelotti langsung dihadapkan pada berbagai tantangan.
Salah satunya adalah badai cedera yang menimpa sejumlah pemain inti Brasil sehingga memengaruhi performa tim.
Situasi itu sempat memunculkan keraguan publik terhadap kemampuan Ancelotti dalam membangun skuad kompetitif untuk menghadapi Piala Dunia.
Baca Juga:
Tinggalkan Madrid, Ancelotti Berburu Bintang Keenam untuk Brasil
Meski demikian, CBF tetap menunjukkan kepercayaan penuh kepada pelatih berpengalaman tersebut.
Di bawah arahan Ancelotti, Brasil sejauh ini mencatatkan lima kemenangan, tiga kekalahan, dan sepuluh hasil imbang.
Meski hasilnya belum sepenuhnya konsisten, federasi menilai proses pembangunan tim masih berjalan dan membutuhkan waktu untuk mencapai performa terbaik.