WAHANANEWS.CO, Jakarta – Pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya menolak kesempatan menangani tim nasional Italia.
Meski mendapat peluang untuk melatih negara kelahirannya, juru taktik asal Italia tersebut memilih tetap berkomitmen melanjutkan proyek jangka panjang bersama Tim Samba.
Baca Juga:
Brasil Amankan Carlo Ancelotti hingga 2030, CBF Bergerak Cepat Perpanjang Kontrak
Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Italia membuka peluang bagi Ancelotti untuk mengisi kursi pelatih kepala saat mencari sosok baru yang dinilai mampu membawa Gli Azzurri kembali bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Tawaran tersebut sempat menarik perhatian publik karena akan menjadi pengalaman pertama Ancelotti melatih tim nasional negaranya sendiri.
Keputusan itu pun memunculkan berbagai spekulasi. Banyak pihak menilai kesempatan melatih Italia akan menjadi pelengkap perjalanan karier Ancelotti yang selama ini dikenal sukses menangani sejumlah klub elite Eropa, seperti AC Milan, Chelsea, Paris Saint-Germain, Bayern Muenchen, Real Madrid, hingga Everton. Namun, pelatih berusia 67 tahun tersebut memiliki pertimbangan lain.
Baca Juga:
Tinggalkan Madrid, Ancelotti Berburu Bintang Keenam untuk Brasil
Ancelotti menegaskan bahwa penolakannya terhadap tawaran Italia sama sekali tidak berkaitan dengan persoalan nilai kontrak atau faktor finansial.
Menurutnya, keputusan tersebut didasarkan pada komitmen yang telah ia bangun sejak dipercaya menukangi tim nasional Brasil.
"Ini bukan soal kontrak, itu bukan alasannya," kata Ancelotti seperti dikutip ESPN, Jumat, 31 Juli 2026.
Pelatih yang pernah membawa Real Madrid meraih berbagai gelar bergengsi itu mengaku merasakan sambutan yang luar biasa sejak pertama kali datang ke Brasil.
Dukungan dari federasi maupun masyarakat Brasil membuatnya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk tetap melanjutkan pekerjaan yang telah dimulai bersama Selecao.
"Itu karena saya memiliki komitmen kepada CBF dan negara ini, karena Brasil telah menyambut saya dengan hangat pada tahun pertama saya di sini," ujarnya.
Saat ini, Ancelotti masih terikat kontrak bersama tim nasional Brasil meski gagal mempersembahkan gelar juara pada Piala Dunia 2026.
Kegagalan tersebut tidak mengubah tekadnya untuk meneruskan program pembinaan dan regenerasi skuad yang telah disusun demi mengembalikan Brasil sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.
Sikap Ancelotti yang menolak tawaran Italia sekaligus menjadi bukti keseriusannya dalam membangun masa depan Selecao.
Fokusnya kini tertuju pada pengembangan kualitas tim, memperkuat komposisi pemain, serta mempersiapkan Brasil menghadapi berbagai agenda internasional dan turnamen besar yang akan datang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]