Situasi semakin berat setelah Andrea Rindorindo diganjar kartu merah pada menit ke-69.
Dengan kondisi tersebut, Persita harus bermain dengan 10 pemain hingga laga berakhir. Meski demikian, semangat juang Pendekar Cisadane tetap terjaga.
Baca Juga:
Javlon Guseynov Tegaskan Pentingnya Mental dan Evaluasi dalam Kebangkitan Persita
Pergantian pemain yang dilakukan pelatih dinilai efektif untuk menjaga keseimbangan permainan.
Gol penentu kemenangan akhirnya tercipta lewat aksi Aleksa Andrejic pada menit ke-90.
Gol tersebut memastikan tiga poin krusial sekaligus menjadi penutup manis perjalanan Persita sepanjang tahun 2025.
Baca Juga:
Persita Bungkam Persijap 2-1 Meski Bermain dengan 10 Pemain
“Dengan banyaknya perubahan strategi dan kejadian-kejadian di pertandingan, saya harap kita satu tim bisa terus menjaga kekompakan,” ucap Toni.
Menurutnya, kedisiplinan dalam menjalankan instruksi pelatih menjadi kunci utama agar performa positif dapat terus dipertahankan.
Kemenangan atas Arema turut mendongkrak posisi Persita di papan klasemen sementara.