WAHANANEWS.CO, Jakarta - Chelsea dan Enzo Maresca resmi mengakhiri kerja sama menjelang laga besar Liga Inggris melawan Manchester City yang dijadwalkan berlangsung Senin (5/1/2026).
Keputusan ini diambil setelah performa The Blues dinilai tidak konsisten dalam beberapa pekan terakhir, disertai memburuknya relasi antara Maresca dan manajemen klub.
Baca Juga:
Drama Dua Menit, Chelsea Balikkan Keadaan dan Lolos ke 16 Besar
Pelatih asal Italia tersebut menuntaskan masa baktinya selama 18 bulan di Stamford Bridge.
Selama periode itu, Chelsea hanya mampu meraih satu kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir di ajang Liga Inggris.
Catatan tersebut membuat posisi Chelsea tertahan di peringkat kelima klasemen sementara, dengan selisih 15 poin dari Arsenal yang berada di puncak.
Baca Juga:
Nicolas Jackson Resmi Dipinjam Bayern dari Chelsea, Siap Buru Gelar
Situasi kian memanas usai Chelsea gagal mengamankan kemenangan saat menjamu Bournemouth dan harus puas bermain imbang 2-2 di Stadion Stamford Bridge, Rabu (31/12/2025).
Dalam laga tersebut, tekanan dari pendukung meningkat tajam, terutama ketika Maresca memutuskan menarik keluar Cole Palmer. Keputusan itu memicu teriakan keras dari tribun dengan seruan, “kamu tidak tahu apa yang kamu lakukan”.
Selain faktor performa di lapangan, keretakan hubungan antara Maresca dan jajaran pemilik klub disebut-sebut turut memengaruhi keputusan perpisahan ini.
Meski demikian, pihak klub dalam pernyataan resminya tidak menggunakan istilah pemecatan, melainkan menyebut adanya kesepakatan bersama bahwa perubahan diperlukan demi kepentingan tim.
“Sejumlah target penting masih diperjuangkan di empat kompetisi, termasuk lolos ke Liga Champions. Enzo dan klub meyakini perubahan akan memberi peluang terbaik mengembalikan musim ke jalur yang tepat,” ujar manajemen Chelsea.
Enzo Maresca pertama kali bergabung dengan Chelsea pada Juli 2024. Pada musim perdananya, ia mampu membawa The Blues finis di posisi keempat Liga Inggris.
Tak hanya itu, Chelsea juga sukses menorehkan prestasi dengan meraih gelar Liga Konferensi serta menjuarai Piala Dunia Antar Klub.
Di sisa musim ini, Chelsea masih terlibat dalam berbagai ajang penting. Selain Liga Inggris, mereka dijadwalkan memulai kiprah di Piala FA dengan menghadapi Charlton.
Chelsea juga akan melakoni laga semifinal Piala Carabao melawan Arsenal yang diprediksi berlangsung sengit.
Pada kompetisi Eropa, klub asal London Barat itu masih menyisakan dua pertandingan Liga Champions melawan Pafos dan Napoli pada akhir Januari.
Hasil dari dua laga tersebut akan sangat menentukan peluang Chelsea untuk lolos langsung ke babak 16 besar.
Hingga kini, manajemen Chelsea belum mengumumkan sosok pelatih yang akan menangani tim saat menghadapi Manchester City akhir pekan ini.
Untuk posisi pelatih jangka panjang, sejumlah nama mulai dikaitkan, namun keputusan resmi diperkirakan baru akan diambil dalam beberapa hari mendatang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]