WAHANANEWS.CO - Neymar akhirnya kembali mengenakan seragam timnas Brasil di Piala Dunia 2026. Setelah tiga tahun absen dan sempat diragukan tampil akibat cedera, megabintang berusia 34 tahun itu langsung mengumbar rasa haru usai menjalani debutnya di turnamen tersebut.
Neymar tampil saat Brasil mengalahkan Skotlandia pada laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026, Kamis (25/6/2026), sekaligus menandai comeback emosionalnya bersama Tim Samba.
Baca Juga:
Cedera Panjang Jadi Biang Keladi Redupnya 'Neymar' Hingga Dilepas Al Hilal
Masuk pada menit ke-76 menggantikan Matheus Cunha ketika Brasil sudah unggul 3-0 atas Skotlandia, Neymar memang tidak mencetak gol maupun assist.
Meski begitu, kontribusinya tetap terlihat dalam permainan Brasil dengan mencatatkan satu tembakan, 12 operan sukses dari 13 percobaan atau tingkat akurasi mencapai 92 persen, serta 24 sentuhan bola termasuk dua kali di dalam kotak penalti lawan.
Penampilan tersebut menjadi momen spesial bagi Neymar yang sebelumnya harus menepi cukup lama akibat cedera betis.
Baca Juga:
Tak Hadiri Acara Pemakaman Pele, Neymar Tuai Kritik
"Saya sangat senang bisa mengenakan jersey timnas lagi setelah tiga tahun. Secara fisik saya merasa baik-baik saja. Tentu saja rasanya sangat sulit berada di luar lapangan berhari-hari," ujar Neymar.
Pemain yang pernah memperkuat Barcelona dan Paris Saint-Germain (PSG) itu bahkan menegaskan dirinya sudah berada dalam kondisi prima untuk bermain lebih lama.
"Saya bisa main 200 menit," ucap Neymar menjelaskan kondisi fisiknya.
Air mata haru tampak mengalir di wajah Neymar setelah pertandingan berakhir.
Dukungan suporter juga menjadi salah satu faktor yang menambah kepercayaan dirinya dalam laga tersebut.
Saat Neymar mulai melakukan pemanasan sebelum masuk menggantikan Cunha, para pendukung Brasil langsung memberikan sambutan meriah kepada sang bintang.
"Ada emosi yang campur aduk saat saya masuk, karena sudah lama sekali saya tidak ada di timnas. Terima kasih Tuhan semua berjalan baik dan saya bisa kembali," tutur pemain yang telah memperkuat timnas Brasil sejak 2010 itu.
Kembalinya Neymar menjadi tambahan kekuatan penting bagi Brasil yang kini memiliki lebih banyak opsi di lini depan.
Pelatih Carlo Ancelotti pun mendapat tambahan amunisi berpengalaman untuk menghadapi fase gugur Piala Dunia 2026.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]