WAHANANEWS.CO, Jakarta – PB PASI menyambut positif komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong transformasi kebijakan olahraga nasional.
Salah satu langkah yang mendapat apresiasi adalah rencana penerapan penganggaran multiyears untuk program Pelatnas serta penguatan pembinaan atlet sejak usia dini melalui sistem pemanduan bakat yang lebih terstruktur.
Baca Juga:
Luhut Blak-blakan Subsidi Energi RI Belum Tepat Sasaran: 62,89 Persen Dinikmati Orang Kaya
Komitmen tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir usai pertemuan dengan Presiden Prabowo di Hambalang pada Jumat (19/6/2026).
Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa persiapan menghadapi berbagai ajang multievent internasional memerlukan dukungan anggaran yang berkelanjutan agar program pembinaan atlet dapat berjalan lebih efektif dan terarah.
Selain itu, pemerintah juga berencana membentuk Akademi Olahraga sebagai wadah pembinaan atlet masa depan Indonesia.
Baca Juga:
Sejarah Berdirinya Satuan 81 Kopassus, Pasukan Elit Anti Teror TNI Bentukan Prabowo Subianto Dan Luhut Panjaitan
Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan bahwa pencapaian prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan.
Menurutnya, keberhasilan seorang atlet merupakan hasil dari proses pembinaan jangka panjang yang membutuhkan konsistensi, dukungan program, serta kepastian pembiayaan.
"Seorang atlet tidak dibentuk dalam satu musim kompetisi. Perjalanan dari muda berbakat hingga mampu bersaing di level dunia membutuhkan waktu bertahun-tahun menjalani proses yang tidak mudah," kata Luhut dikutip dari RRI.co.id, Minggu (21/6/2026).
Luhut menilai kebijakan penganggaran multiyears menjadi solusi atas berbagai kendala struktural yang selama ini kerap menghambat proses pembinaan atlet.
Selama ini, program pengembangan atlet sering kali terkendala oleh sistem perencanaan tahunan yang membuat kesinambungan pembinaan sulit dijaga dalam jangka panjang.
"Untuk menghasilkan prestasi konsisten, atlet dan pelatih membutuhkan kepastian program," ujarnya.
Menurutnya, langkah yang diambil Presiden Prabowo menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.
Kebijakan tersebut dinilai tidak hanya berorientasi pada target perolehan medali dalam satu ajang, tetapi juga berfokus pada pembangunan fondasi olahraga nasional yang kuat untuk masa depan.
"Langkah strategis Presiden membuktikan pemerintah tidak hanya fokus pada target medali satu ajang. Tetapi membangun fondasi lebih kuat bagi masa depan olahraga Indonesia," ujar Luhut.
PB PASI juga menilai gagasan pembinaan atlet sejak usia sekolah dasar hingga sekolah menengah atas sejalan dengan visi organisasi dalam menciptakan regenerasi atlet yang berkesinambungan.
Program identifikasi dan pemanduan bakat sejak usia 8 hingga 10 tahun dianggap sebagai salah satu kunci penting dalam mencetak atlet berkelas dunia yang memiliki daya saing tinggi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan tersebut, PB PASI siap menyelaraskan berbagai program pembinaan yang telah berjalan, termasuk pengembangan pusat pelatihan desentralisasi di Papua, dengan konsep Akademi Olahraga yang tengah disiapkan pemerintah.
Selain dukungan pemerintah, PB PASI menilai keterlibatan dunia usaha juga memiliki peran penting dalam memperkuat pembinaan atlet nasional.
Kolaborasi antara pemerintah, induk organisasi olahraga, dan sektor swasta diyakini mampu memperluas kesempatan atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level internasional.
Sinergi yang kuat antarpemangku kepentingan diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas atlet Indonesia sekaligus membuka peluang lebih besar untuk meraih prestasi di berbagai kompetisi dunia.
Kebijakan ini pun dipandang sebagai momentum penting dalam upaya kebangkitan olahraga nasional.
Ke depan, PB PASI menegaskan komitmennya untuk terus menyiapkan atlet-atlet berkualitas yang mampu mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional.
Dengan sistem pembinaan yang lebih terencana, dukungan anggaran yang berkelanjutan, serta kolaborasi berbagai pihak, prestasi atletik Indonesia diharapkan semakin gemilang pada masa mendatang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]