Enam pemain mencatat dua digit poin, termasuk Julius Randle dengan 16 poin serta Donte DiVincenzo yang menambah 15 poin.
Performa kolektif ini membantu Timberwolves menjaga stabilitas permainan di setiap kuarter.
Baca Juga:
Duel Panas di Turin, Juventus Incar Kemenangan atas AS Roma
Performa Edwards pekan ini memang sedang menanjak. Dalam empat laga terakhir, ia membukukan rata-rata 38,5 poin.
Pada pertandingan ini, guard muda tersebut mencetak sembilan poin beruntun di kuarter keempat yang sempat membawa Minnesota unggul 110–98.
Namun Boston tidak menyerah begitu saja. Celtics melancarkan run 12-0 yang agresif untuk menipiskan selisih.
Baca Juga:
Dominasi Sejak Awal, Indonesia Libas Filipina 28–3 di Laga Perdana Polo Air SEA Games
Jaylen Brown dan Neemias Queta menjadi penggerak utama kebangkitan tersebut. Brown tampil sensasional dengan torehan 41 poin, menyamai rekor pribadinya sekaligus menjadi pemimpin serangan Boston.
Ia juga mencatat statistik impresif dalam satu babak dengan 27 poin, lima rebound, lima assist, dan tiga steal.
Queta pun tidak kalah menonjol. Dengan 19 poin dan 18 rebound, ia mencetak rekor pribadi terbaiknya selama berkarier di NBA.