WAHANANEWS.CO, Jakarta - Erick Thohir kini resmi merangkap dua jabatan strategis setelah dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada Rabu (17/9/2025), sekaligus tetap menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) PSSI.
Keputusan ini menimbulkan perhatian publik karena posisi Menpora dituntut untuk mengayomi seluruh cabang olahraga, bukan hanya sepak bola semata.
Baca Juga:
KONI Pusat dan Menpora Temui Atlet Kickboxing Korban Pelecehan Seksual, Tegaskan Dunia Olahraga Harus Bersih dari Kekerasan
Usai pelantikan, pria berusia 55 tahun yang akrab disapa ET itu sempat ditanya mengenai kelanjutan posisinya sebagai Ketum PSSI.
Banyak pihak menilai ada potensi konflik kepentingan apabila ia tetap mengemban kedua jabatan tersebut. Namun, Erick memilih menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada FIFA.
"Nanti kan itu ada prosesnya di FIFA. FIFA sebagai badan olahraga tertinggi di dunia mereka akan menentukan," ujar Erick.
Baca Juga:
Erick Thohir Tekankan Persatuan Stakeholder Olahraga di HUT ke-74 NOC Indonesia
"(Tidak bolah ada campur tangan pemerintah?) Ya itu FIFA yang mengatur semua. Saya tidak tahu, nanti FIFA yang bersurat. (Itikad untuk mundur dari Ketum PSSI?) semua aturan dari FIFA," lanjutnya.
Kepastian akhirnya datang setelah FIFA mengirimkan surat resmi yang diterima PSSI pada Senin (22/9/2025).
Isinya menyatakan bahwa Erick Thohir tetap diperbolehkan merangkap jabatan tanpa melanggar statuta maupun menimbulkan benturan kepentingan.