Dengan latar belakang itu, penunjukan wasit untuk laga Argentina kembali menjadi perhatian publik. FIFA akhirnya mempercayakan tugas tersebut kepada Ismail Elfath, yang akan didampingi dua kompatriotnya asal Amerika Serikat, Corey Parker dan Kyle Atkins sebagai asisten wasit.
Sementara itu, dua ofisial asal Italia juga masuk dalam susunan perangkat pertandingan. Maurizio Mariani ditunjuk sebagai ofisial keempat, sedangkan Daniele Bindoni bertugas sebagai asisten wasit cadangan.
Baca Juga:
Spanyol Singkirkan Portugal Secara Dramatis, Luis de la Fuente: Final Sebelum Final
Meski lahir di Maroko, Elfath kini berkewarganegaraan Amerika Serikat dan telah menjadi wasit FIFA sejak beberapa tahun terakhir. Ia memulai debut di ajang Piala Dunia pada edisi 2022 di Qatar.
Pada Piala Dunia 2022, Elfath memimpin tiga pertandingan, yakni Portugal melawan Ghana, Kamerun kontra Brasil, serta Jepang menghadapi Kroasia. Dalam tiga laga tersebut, ia mengeluarkan 15 kartu kuning, termasuk satu kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.
Di Piala Dunia 2026, wasit berusia 44 tahun itu juga telah dipercaya memimpin tiga pertandingan. Pertama, laga Jepang kontra Belanda yang berakhir imbang 2-2. Selanjutnya, ia memimpin kemenangan tipis Spanyol atas Uruguay dengan skor 1-0.
Baca Juga:
Resmi Menjadi ASN, Tujuh CPNS LPKA Kelas II Muara Bulian Diambil Sumpah, Perkuat Komitmen Pengabdian kepada Bangsa
Pertandingan terakhir yang dipimpinnya adalah duel babak 16 besar antara Norwegia dan Brasil yang dimenangkan Norwegia dengan skor 2-1.
Sepanjang tiga pertandingan di Piala Dunia 2026, Elfath mengeluarkan total delapan kartu kuning dan satu kartu merah yang diterima pemain Uruguay, Agustin Canobbio, saat menghadapi Spanyol.
Hingga sejauh ini, kepemimpinannya dinilai berjalan tanpa kontroversi besar, sehingga FIFA kembali memberikan kepercayaan untuk memimpin salah satu laga terpenting di turnamen tersebut.