“KONI Pusat mengapresiasi langkah yang dilakukan Federasi Nasional Pordasi Berkuda Memanah di Hungaria. Kerja sama ini membuktikan bahwa transformasi organisasi Pordasi memang penting sehingga federasi nasional dapat melakukan kerja sama dengan organisasi terkait di luar,” ucap Marciano.
Menurut Marciano, kolaborasi tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas olahraga berkuda memanah Indonesia.
Baca Juga:
Indonesia-Jepang Percepat Kerja Sama Energi, Fokus Hilirisasi dan Energi Bersih
Tidak hanya dalam hal kemampuan atlet, tetapi juga mencakup standar teknis, sistem pelatihan, hingga regulasi yang diterapkan.
“Kami berharap kerja sama federasi dapat meningkatkan kualitas olahraga berkuda memanah, mulai dari standar teknis, pelatihan, dan regulasi,” ujarnya.
Kerja sama antara FN.PBM Pusat dan Nemethy Horseback Archery Sport Association juga merupakan tindak lanjut dari pertemuan kedua organisasi dalam forum International Horseback Archery Alliance (IHAA) pada Maret 2026.
Baca Juga:
Indonesia–Jepang Perkuat Kerja Sama Energi dan Mineral Kritis di Forum IPEM Tokyo
Pertemuan tersebut menjadi salah satu momentum untuk membangun komunikasi dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara kedua organisasi.
Ke depan, kerja sama diharapkan tidak berhenti pada pertukaran pengetahuan, tetapi juga mampu mendorong olahraga berkuda memanah Indonesia semakin dikenal di kancah internasional.
Marciano berharap penguatan hubungan dengan organisasi berkuda memanah di berbagai negara dapat menjadi fondasi bagi olahraga tersebut untuk berkembang lebih luas dan memiliki peluang dipertandingkan dalam berbagai multievent internasional.