WAHANANEWS.CO, Jakarta – Pelatih Real Madrid, José Mourinho, mengaku sudah tidak sabar menantikan seluruh pemainnya kembali ke klub usai menjalani tugas bersama tim nasional di Piala Dunia 2026.
Bahkan, pelatih asal Portugal itu melontarkan candaan dengan mengatakan dirinya berharap para pemain Real Madrid segera tersingkir dari turnamen tersebut agar bisa lebih cepat bergabung dalam persiapan pramusim.
Baca Juga:
Liga Italia: Wasit Usir Mourinho, Roma Tumbang di Kandang
Pernyataan itu disampaikan Mourinho pada Jumat, 26 Juni 2026. Menurutnya, Real Madrid harus segera memulai program latihan menjelang bergulirnya musim kompetisi baru.
Kehadiran seluruh pemain dinilai penting agar proses pembentukan tim berjalan maksimal sejak awal.
Pelatih yang baru kembali menukangi Los Blancos tersebut mengaku antusias memulai pekerjaannya bersama skuad terbaik yang dimiliki Real Madrid.
Baca Juga:
Viral! Meme Perbedaan Jose Mourinho di AS Roma dan MU
Ia ingin memanfaatkan masa pramusim untuk membangun chemistry sekaligus menerapkan strategi yang akan digunakan sepanjang musim.
"Apa yang saya nantikan di Piala Dunia? Saya ingin para pemain Real Madrid kalah karena saya ingin mereka kembali," kata Mourinho dikutip laman Real Madrid, Sabtu (27/06/2026).
José Mario dos Santos Mourinho Félix memang dikenal sebagai sosok pelatih yang kerap melontarkan pernyataan tegas dan penuh percaya diri.
Sepanjang kariernya, ia beberapa kali menjadi sorotan karena komentar-komentar yang dianggap kontroversial.
Salah satu pernyataannya yang paling terkenal adalah ketika menyebut dirinya sebagai pelatih yang istimewa atau "The Special One".
Julukan tersebut kemudian melekat hingga kini. Media-media Eropa dan dunia pun sering menyebut Mourinho sebagai "The Special One" berkat sederet prestasi yang berhasil diraihnya selama berkarier sebagai pelatih.
Nama Mourinho mulai dikenal luas saat membawa klub Portugal, Porto, meraih gelar Liga Champions UEFA.
Kesuksesan itu membuka jalan baginya untuk menangani sejumlah klub elite Eropa, termasuk Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, Manchester United, hingga AS Roma.
Kini, Mourinho kembali dipercaya memimpin Real Madrid untuk kedua kalinya.
Sebelumnya, ia pernah menangani klub raksasa Spanyol tersebut pada periode 2010 hingga 2013 sebelum kembali melatih Chelsea di Liga Inggris.
Sementara itu, sejumlah pemain utama Real Madrid masih memperkuat negara masing-masing di Piala Dunia 2026.
Di antaranya adalah Kylian Mbappe bersama Prancis, Vinicius Junior yang membela Brasil, serta Brahim Diaz yang memperkuat Maroko.
Ketiga negara tersebut berhasil melaju ke babak berikutnya sehingga para pemain dipastikan masih akan menjalani pertandingan di turnamen tersebut.
Kondisi ini membuat Real Madrid harus menyesuaikan jadwal persiapan pramusim karena belum dapat diperkuat seluruh pemainnya.
Meski demikian, Mourinho menegaskan fokus utamanya bukan melakukan perubahan besar terhadap komposisi skuad.
Ia lebih memilih memaksimalkan kualitas pemain yang sudah dimiliki dan membangun kekompakan tim agar mampu bersaing di berbagai kompetisi pada musim mendatang.
"Sekarang saya harus menemukan cara untuk menjadikan mereka sebuah tim," katanya.
Pernyataan tersebut sekaligus menepis spekulasi mengenai kemungkinan perombakan besar-besaran di tubuh Real Madrid.
Mourinho menegaskan bahwa prioritasnya adalah membentuk tim yang solid, meningkatkan kerja sama antarpemain, serta mengoptimalkan potensi yang ada demi menghadapi persaingan di kompetisi domestik maupun Eropa pada musim 2026/2027.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]