Atmosfer Premier League yang persaingannya ketat turut menjadi salah satu faktor mengapa Pogba mendapat tuntutan besar dari suporter MU.
Pemain di level ini harus bisa memaksimalkan performanya.
Baca Juga:
Manajer Liverpool Arne Slot Anggap Manchester United Lawan Berat Meski Terpuruk
"Bermain di Premier League sangat sulit. Ada banyak intensitas dan Anda harus mengulang performa Anda di hampir setiap pertandingan. Itu tidaklah mudah," tutur Gallas.
"Beberapa pemain bisa melakukannya karena mereka kuat dalam sikap. Beberapa pemain tidak bisa melakukannya, mereka bisa main di level tinggi, kemudian di dua laga berikutnya menjadi biasa saja. Untuk pemain berkualitas seperti Pogba, Anda harus konsisten," imbuhnya.
Karena itulah masalah mental Pogba jadi sorotan Gallas.
Baca Juga:
Mathias Pogba, Mantan Pemain MU dan Juventus Dipenjara 3 Tahun karena Kasus Pemerasan
Ini yang membuatnya tidak bisa konsisten bermain bagus untuk MU.
"Mentalnya tidak cukup kuat dan penampilannya menunjukkan dia tidak cukup kuat untuk konsisten selama satu musim. Dia cuma melakukannya ketika masih di Juventus dan setelah itu dia tidak memiliki konsistensi," ujar Gallas. [gun]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.