WAHANANEWS.CO, Jakarta - Tim Nasional Futsal Putri Indonesia resmi merilis daftar pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan (training camp/TC) sebagai bagian dari persiapan menuju ASEAN Women’s Futsal Championship 2026.
Sebanyak 19 pemain pilihan dari berbagai klub futsal putri di Tanah Air dipanggil untuk memperkuat skuad Garuda Pertiwi.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Hadiri Tabligh Akbar dan Doa Bersama Puncak Harlah PPP ke-53
Deputi Sekretaris Jenderal Federasi Futsal Indonesia (FFI), Frans Xaverius, menjelaskan bahwa pemanggilan pemain ini menjadi tahap awal dalam proses persiapan jangka pendek maupun jangka menengah tim nasional.
“Tujuannya adalah membangun chemistry antar pemain guna meraih prestasi maksimal di kancah Asia Tenggara,” katanya, Sabtu, 17 Januari 2026.
Skuad yang dipanggil merupakan perpaduan antara pemain senior berpengalaman dan talenta muda potensial yang dinilai memiliki prospek cerah.
Baca Juga:
Banjir Meluas di Jawa Tengah, BNPB Rilis Rekap Kejadian Bencana 17–18 Januari
Kuda Laut Nusantara Angels tercatat sebagai klub dengan jumlah pemain terbanyak yang masuk daftar panggilan, disusul MSP FC, Kebumen Angels, serta sejumlah pemain dari klub dan institusi perguruan tinggi.
Untuk sektor penjaga gawang, tim pelatih mempercayakan posisi tersebut kepada tiga kiper, yakni Fitry Amelya dari Kuda Laut Nusantara Angels, Sella Salsadila Agustin dari Kebumen Angels, serta Riska Aprilia yang memperkuat Alive FC.
Ketiganya diharapkan mampu menjadi benteng terakhir yang solid dalam mengantisipasi serangan lawan.
Pada posisi anchor, empat pemain dipanggil untuk mengisi peran pengatur ritme permainan di lini tengah.
Mereka adalah Novita Murni Piranti dan Diah Tri Lestari dari MSP FC, Antika Asri Julaikah dari Kebumen Angels, serta Nizrina Fauziah Permana yang mewakili Universitas Pendidikan Indonesia.
Sementara itu, sektor flank diperkuat oleh sejumlah pemain lincah dan cepat. Nama-nama yang masuk dalam daftar antara lain Dhea Febrina Bangun dari Netic FC, Fitri Rosdiana dari MSP FC, Diana Nuraeni dari STKIP, serta Asselah Terecita Lukuaka, Fitri Sundari, dan Quisepina Anastasia T Olin dari Kuda Laut Nusantara Angels.
Selain itu, Marsya Aulia Nur Halisa dari AFK Bandung dan Ikeu Rosita dari MSP FC turut melengkapi komposisi pemain sayap.
Di lini depan, empat pemain pivot dipercaya menjadi ujung tombak serangan timnas. Mereka adalah Nisma Francida Rusdiana dari Alive FC, Agnes Matulapelwa dari Netic FC, Insyafadya Salsabillah dari Kuda Laut Nusantara Angels, serta Arlince Tuan yang berasal dari Universitas Negeri Jakarta.
Pemusatan latihan kali ini juga menjadi ajang pembuktian bagi sejumlah pemain debutan, seperti Nizrina Fauziah Permana, Diana Nuraeni, dan Arlince Tuan, yang sebelumnya mengikuti program Try Out FFI.
Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan warna baru dan meningkatkan persaingan positif di dalam tim.
Sebagai penanggung jawab Badan Tim Nasional FFI, Frans Xaverius menaruh harapan besar pada agenda TC ini.
“Targetnya adalah membangun mental juara untuk menghadapi persaingan ketat di ASEAN Women's Futsal Championship 2026,” ucapnya seperti dilaporkan RRi, (18/01/2026).
Selama pemusatan latihan, jajaran pelatih akan fokus menyempurnakan strategi permainan, meningkatkan kekompakan, serta memperkuat koordinasi antarpemain yang berasal dari latar belakang klub berbeda.
Sinergi tim menjadi kunci utama agar Timnas Futsal Putri Indonesia mampu tampil konsisten dan kompetitif.
Dengan persiapan yang lebih terstruktur dan matang, Timnas Futsal Putri Indonesia optimistis dapat melampaui capaian sebelumnya dan tampil membanggakan di ajang bergengsi tingkat Asia Tenggara tersebut.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]