"Saya ga menyangka bisa bermain bulutangkis di APG, hingga di paralimpiade sangat ga nyangka sampai sekarang, bisa keliling dunia. Ibu saya terus menyemangati saya agar tidak minder. Intinya berayukur, senang dan bangga saya bisa lagi persembahkan medali emas ini untuk bangsa Indonesia, karena APG ini hatrick saya dan masih bisa mempertahankan emas," ucapnya.
Tak berhenti sampai di sini, Rina masih menyimpan ambisi besar untuk terus mengharumkan Indonesia.
Baca Juga:
Indonesia Lampaui Target Harian, Raih 21 Emas di Hari Kedua ASEAN Para Games 2025
Ia menargetkan tampil di ajang olahraga internasional berikutnya, termasuk Paralimpiade.
"Semoga setelah ini bisa target turun di APG Jepang dan Paralimpiade LA dan mudah-mudahan bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Terima kasih banyak untuk pemerintah dan masyarakat Indonesia yang mendukung hingga saya meraih medali emas," ujar Rina.
Sementara itu, Chief de Mission (CdM) Indonesia untuk ASEAN Para Games, Reda Mantovani, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan para atlet.
Baca Juga:
Indonesia Pamerkan Identitas Bangsa dalam Pembukaan ASEAN Para Games
Menurutnya, hasil yang diraih menjadi cerminan dari kerja keras dan dedikasi seluruh kontingen.
"Capaian ini merupakan bukti nyata kerja keras, disiplin, dan semangat juang tanpa batas dari para atlet. Kami optimis Kontingen Indonesia dapat menutup ASEAN Para Games Thailand 2025 dengan hasil terbaik," kata Reda.
ASEAN Para Games 2025 sendiri merupakan ajang olahraga terbesar bagi atlet penyandang disabilitas di kawasan Asia Tenggara.