WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pelatih baru Persija Jakarta Shin Tae-yong (STY) merespons target juara yang dibebankan kepadanya setelah ditunjuk menjadi pelatih kepala baru Macan Kemayoran selama tiga tahun ke depan.
Ambisi Persija musim ini untuk juara pupus di bawah pelatih Mauricio Souza yang hanya mampu membawa tim ini "yang beraroma Brasil" finis di tempat ketiga di bawah sang juara Persib Bandung dan runner-up Borneo FC.
Baca Juga:
Kandidat Terkuat Pelatih Timnas, John Herdman Disebut Bawa Visi Mirip Shin Tae-yong
"Target saya pastinya ingin dapat prestasi yang baik. Dan akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa para fans Persija Jakarta ingin melihat atau menonton kembali permainan Persija Jakarta," kata STY dalam jumpa pers resmi perkenalannya di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin (8/6/2026) melasnir ANTARA.
"Jadi dengan menjadi satu dengan para pemain, mungkin saja bisa di posisi yang terbaik di Indonesia," kata dia.
STY, yang pernah menjadi pelatih timnas Indonesia selama lima tahun, mengatakan waktunya selama melatih tim Garuda dan tinggal di Jakarta selama itu, menjadi faktor terkuatnya menerima pinangan Macan Kemayoran.
Baca Juga:
Resmi Kembali ke Korea, Shin Tae-yong Latih Ulsan HD Gantikan Kim Pan-gon
"Sebelumnya memang melatih timnas Indonesia selama 5 tahun, jadi sangat mengenal dengan main stadion Jakarta, GBK dan JIS. Jadi saya paling kenal mungkin dengan tim Persija. Dan waktu itu saya merasakan juga tim Persija Jakarta itu tim terbaik di Indonesia," kata pelatih 57 tahun tersebut.
"Memang banyak tim yang bagus ya di Super League Indonesia, seperti Persib, Persija, Borneo, Bali United. Tetapi dengan adanya meeting dengan pihak Persija, jadi ingin menantang di Super League Indonesia, mau itu secara prestasi, sistem, dan ingin membantu juga, dan ingin mengembangkan lebih lagi untuk perkembangan sepak bola Indonesia," kata dia.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Presiden Persija Mohammad Prapanca cukup optimistis STY akan memenuhi target besar Macan Kemayoran, yang terakhir menjadi juara pada tahun 2018.