Meski demikian, petenis Italia berusia 24 tahun itu mampu bangkit dan memperlihatkan performa konsisten sepanjang Wimbledon.
Kepercayaan dirinya semakin meningkat setelah menyingkirkan Novak Djokovic dalam tiga set langsung pada babak semifinal, yang sekaligus mengantarkannya kembali ke partai puncak.
Baca Juga:
Sinner Pertahankan Gelar ATP Finals dan Tutup Musim dengan Rekor Fantastis
“Kami sama-sama mengawali pertandingan dengan sangat baik, final ini luar biasa dan kami berdua memberikan seluruh kemampuan. Saya sangat senang dengan kemenangan serta kualitas permainan kami,” kata Sinner usai pertandingan.
Sejak awal laga, kedua petenis saling menampilkan permainan berkualitas tinggi dengan servis yang sama-sama solid.
Zverev beberapa kali mencoba mengambil inisiatif serangan dan tampil lebih agresif, namun Sinner mampu menjaga ketenangan serta memanfaatkan setiap peluang yang didapat untuk membalikkan keadaan.
Baca Juga:
Djokovic Akui Pertarungan Berat Lawan Munar: Sempat Muntah dan Jatuh di Lapangan
Momen penting terjadi pada tie-break set kedua yang berhasil dimenangkan Sinner.
Keberhasilan tersebut menjadi titik balik pertandingan sebelum ia mematahkan servis Zverev masing-masing satu kali pada set ketiga dan keempat untuk mengunci kemenangan.
Sepanjang pertandingan, Sinner hanya menghadapi satu break point dan berhasil menggagalkannya.