WAHANANEWS.CO, Jakarta – Paris Saint-Germain (PSG) kembali menunjukkan dominasinya di pentas Eropa setelah sukses mempertahankan trofi Super Cup.
Les Parisiens menundukkan Aston Villa dengan skor 2-1 dalam pertandingan final yang berlangsung di Red Bull Arena Salzburg, Austria, Kamis, 13 Agustus 2026 waktu Indonesia.
Baca Juga:
PSG Siapkan Dana Fantastis demi Boyong Yan Diomande dari RB Leipzig
Kemenangan tersebut menjadi trofi pertama PSG pada musim 2026/2027.
Kesuksesan ini terasa semakin spesial karena mereka mampu mengalahkan Aston Villa yang berstatus sebagai juara Liga Europa musim sebelumnya sekaligus mempertahankan gelar Super Cup untuk dua musim secara beruntun.
Bagi PSG, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa performa positif mereka di kompetisi Eropa masih berlanjut.
Baca Juga:
Lyon Tundukkan Angers 1-0, Samai Poin PSG di Puncak Ligue 1
Sementara bagi Aston Villa, kekalahan ini membuat perjuangan mereka untuk meraih trofi pembuka musim harus berakhir di tangan juara Liga Champions tersebut.
Jalannya Pertandingan
Duel Super Cup mempertemukan dua klub dengan status juara kompetisi antarklub Eropa musim sebelumnya.
PSG datang sebagai kampiun Liga Champions, sedangkan Aston Villa tampil sebagai pemenang Liga Europa.
Sejak pertandingan dimulai, PSG berusaha mengambil kendali permainan melalui penguasaan bola dan tekanan di lini depan.
Namun, Ousmane Dembélé tidak dimainkan sejak menit awal oleh pelatih Luis Enrique.
PSG akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-20. Khvicha Kvaratskhelia berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah melepaskan tendangan keras yang tidak mampu dihentikan pertahanan Aston Villa.
Tertinggal satu gol membuat Aston Villa meningkatkan tekanan.
Upaya mereka membuahkan hasil menjelang babak pertama berakhir setelah Brian Madjo mencetak gol penyama kedudukan. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, kedua tim tampil semakin agresif. PSG terus mencari celah di pertahanan Aston Villa untuk kembali memimpin pertandingan.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-61. Désiré Doué mencetak gol yang membuat PSG kembali unggul 2-1.
Sempat muncul keraguan mengenai keabsahan gol tersebut, tetapi Video Assistant Referee (VAR) melakukan pemeriksaan dan akhirnya mengesahkan gol Doué.
Aston Villa kemudian berusaha mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan.
Namun, PSG mampu mempertahankan keunggulannya hingga peluit panjang dibunyikan.
"Kami selalu lapar, kami ingin lebih. Setelah final Liga Champions, saya mengatakan kami ingin lebih," ujar Désiré Doué seperti dikutip Reuters usai pertandingan, Kamis 13 Agustus 2026.
Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya ambisi PSG untuk terus meraih kesuksesan.
Setelah mengangkat trofi Super Cup, skuad asuhan Luis Enrique kini memiliki target besar untuk kembali bersaing memperebutkan berbagai gelar sepanjang musim.
Samai Catatan Real Madrid
Kemenangan atas Aston Villa membuat PSG berhasil mempertahankan trofi Super Cup secara beruntun.
Prestasi tersebut sekaligus membawa PSG menyamai catatan Real Madrid yang sebelumnya mampu memenangkan trofi serupa dalam dua edisi berturut-turut pada 2016 dan 2017.
Trofi Super Cup juga menjadi gelar pertama yang berhasil diraih PSG dari enam trofi yang berpotensi mereka menangkan pada musim ini.
Setelah mengawali musim dengan gelar Eropa, PSG masih akan menghadapi berbagai tantangan di kompetisi domestik dan Eropa.
Selain berupaya mempertahankan dominasi di kompetisi domestik, PSG juga akan kembali menghadapi persaingan ketat di Liga Champions.
Dengan keberhasilan meraih trofi Super Cup, kepercayaan diri PSG tentu semakin meningkat untuk menjalani musim baru dengan ambisi mempertahankan berbagai gelar yang telah mereka raih.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]