Masuknya Kemenpora dalam jajaran lima besar kementerian dengan kinerja terbaik menjadi bukti nyata apresiasi masyarakat terhadap berbagai program dan kebijakan yang telah dijalankan.
Upaya Kemenpora dalam memperkuat pemberdayaan pemuda, meningkatkan prestasi olahraga, hingga mendorong pengembangan sektor olahraga nasional dinilai memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Baca Juga:
FIBA dan MILO Indonesia Jalin Kerja Sama Strategis, Menpora Soroti Pengembangan Basket Grassroot
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia menyampaikan bahwa hasil survei ini menjadi dorongan semangat bagi seluruh jajaran Kemenpora untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. I
a menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dalam menjalankan program-program strategis yang berdampak luas, baik bagi pemuda maupun dunia olahraga nasional.
“Alhamdulillah Kemenpora mendapatkan kabar gembira bahwa kinerja kami mendapatkan pengakuan dan dirasakan betul manfaatnya oleh masyarakat. Capaian ini adalah hasil kerja keras bersama seluruh insan Kemenpora serta dukungan para stake holder dan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi pemuda dan olahraga Indonesia sehingga mengantarkan Indonesia menjadi bangsa yang berprestasi di mata dunia dan memiliki generasi muda yang patriotik, gigih dan empati sehingga memnjadi modal kekuatan Indonesia di masa depan untuk bersaing di tingkat global,” ujar Menpora Erick.
Baca Juga:
Indonesia Inisiasi SEAMMYS 2026 di Bali, Negara Asia Tenggara Sepakati Deklarasi Bali
Di bawah kepemimpinan Erick Thohir, Kemenpora terus melakukan transformasi internal yang berfokus pada peningkatan tata kelola kelembagaan, transparansi, dan efektivitas program.
Berbagai kebijakan yang diambil diarahkan untuk mendorong peningkatan prestasi olahraga nasional, pengembangan industri olahraga, serta penguatan sektor sport tourism yang memiliki potensi besar bagi perekonomian.
Selain itu, Kemenpora juga aktif membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik di tingkat nasional maupun internasional.