WAHANANEWS.CO, Jakarta - Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar, menegaskan bahwa futsal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sepak bola, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Menurutnya, secara global futsal berada di bawah naungan FIFA sebagai induk organisasi sepak bola dunia.
Baca Juga:
FFI Perpanjang Kontrak Luis Estrela hingga 2028, Fokuskan Penguatan Fondasi Futsal Putri
“Kami memiliki pemahaman tegas bahwa futsal adalah bagian tak terpisahkan dari sepakbola,” ucap Michael, Senin (5/1/2026).
Ia menekankan bahwa pemahaman tersebut berlaku secara universal, termasuk dalam struktur organisasi olahraga di Indonesia.
Michael menjelaskan bahwa seluruh kompetisi futsal internasional berada dalam kerangka regulasi FIFA.
Baca Juga:
Michael Sianipar Apresiasi Dukungan PSSI dan Kemenpora Usai Timnas Futsal Kalahkan Australia
Hal ini menunjukkan bahwa secara hierarki, futsal dunia memiliki kesamaan fondasi dengan sepak bola. “Futsal dunia ada di bawah FIFA,” katanya.
Di tingkat nasional, Michael menyebut FFI merupakan bagian dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai asosiasi anggota.
Ia mencontohkan sejumlah negara yang sukses dalam pengembangan futsal, seperti Brasil, yang mampu menjadi kekuatan dunia karena hubungan futsal dan sepak bola yang berjalan selaras.
“Visi kepengurusan kami adalah memperkuat relasi dengan PSSI,” ucap Michael. Menurutnya, penguatan sinergi tersebut menjadi kunci agar futsal Indonesia mampu naik kelas dan bersaing dengan negara-negara futsal papan atas dunia.
Michael juga mengamini pernyataan Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang disampaikan dalam Kongres PSSI 2025.
Ia menegaskan adanya kesepahaman penuh mengenai posisi FFI sebagai bagian dari struktur PSSI.
“Saya setuju, pernyataan Beliau 100% benar,” kata Michael.
Ia menambahkan bahwa PSSI selama ini terus memberikan dukungan terhadap perkembangan futsal nasional dan mempercayakan FFI untuk mengelola serta mengembangkan cabang olahraga tersebut.
Lebih lanjut, Michael mengajak publik untuk memahami hubungan simbiosis antara PSSI dan FFI.
Ia menyebut bahwa komunikasi dan diskusi yang terjalin bersama Erick Thohir telah menghasilkan kesepakatan yang berorientasi jangka panjang.
“Kita bicara jangka panjang, futsal Indonesia harus maju,” ujarnya. Ia menilai bahwa fondasi pengembangan futsal dan sepak bola di berbagai negara pada dasarnya memiliki kesamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Michael juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan di lingkungan FFI dan PSSI.
Ia menilai dukungan dari jajaran PSSI berperan besar terhadap capaian prestasi futsal Indonesia dalam dua tahun terakhir.
“Saya menyampaikan syukur dan terima kasih," ujarnya. Menurutnya, kehadiran serta dukungan PSSI menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan futsal nasional.
Memasuki tahun 2026, Michael memastikan hubungan antara FFI dan PSSI akan semakin solid.
Ia berharap sinergi yang terus diperkuat ini mampu membawa kemajuan tidak hanya bagi futsal, tetapi juga bagi perkembangan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]