“Komisi X juga mengingatkan bahwa agenda padat Timnas sepanjang 2026 mulai dari FIFA Match Day hingga Piala AFF, tidak boleh menjebak sepakbola Indonesia pada orientasi hasil instan semata. Evaluasi kinerja pelatih dan tim harus dilakukan secara objektif, berbasis proses, dan berorientasi pada penguatan ekosistem sepakbola nasional,” ungkap Hetifah.
Ditegaskan pada bagian akhir, Komisi X DPR RI mendukung penuh langkah PSSI mendatangkan pelatih dengan reputasi global, namun tetap menuntut akuntabilitas, keberlanjutan pembinaan, dan keberpihakan pada talenta nasional.
Baca Juga:
Kandidat Terkuat Pelatih Timnas, John Herdman Disebut Bawa Visi Mirip Shin Tae-yong
“Sepakbola Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar kemenangan, ia membutuhkan sistem yang kuat, visi jangka panjang, dan komitmen bersama untuk maju secara konsisten,” pungkas anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Timur tersebut.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.