“KONI Pusat mendukung sepenuhnya kebijakan Menteri Pemuda dan Olahraga. Kita lawan kasus-kasus seperti ini, tidak boleh ada pelatih dan mereka yang dalam pembinaan olahraga prestasi melakukan pelanggaran apalagi pelecehan seksual ini sangat memalukan dan tidak boleh ada di lingkungan kita,” tegas Marciano.
Marciano juga menegaskan bahwa dunia olahraga harus menjadi ruang yang aman bagi atlet untuk berkembang dan meraih prestasi tanpa rasa takut ataupun tekanan dari pihak mana pun.
Baca Juga:
PTMSI Kota Gunungsitoli Masa Bakti 2026-2030 Dilantik, Wira Halawa Jadi Ketua
Sejalan dengan sikap tegas Menpora Erick Thohir, Marciano berharap proses hukum dapat berjalan dengan adil.
Apabila terduga pelaku terbukti bersalah, maka pelaku tersebut tidak lagi diperbolehkan terlibat dalam aktivitas olahraga maupun menjadi bagian dari organisasi olahraga di Indonesia.
“Saya harapkan ke depannya pelaku-pelaku ini tidak boleh hadir dalam kegiatan olahraga dan tidak boleh menjadi anggota organisasi olahraga apapun,” tutup Ketum KONI Pusat.
Baca Juga:
Milangkala MTs Istigfarlah ke-16, Ajang Voli SD/MI dan Tabligh Akbar Digelar
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.