Seandainya masih juga terjadi seri, maka keputusan berada di tangan direktur editorial France Football yang juga menyandang jabatan sebagai ketua juri.
Namun, pada 2020 tidak ada penghargaan Ballon d’Or.
Baca Juga:
Messi Kunci Gelar Top Skor MLS 2025 dengan 29 Gol, Inter Miami Tetap Gagal Juara Musim Reguler
Selain imbas dari pandemi Covid-19, France Football beralasan bahwa 220 juri yang tersebar di seluruh dunia fokusnya sudah teralihkan.
Lagi pula penilaian dirasa telalu sempit waktunya, hanya ada dua bulan waktu normal (Januari dan Februari) dari 11 bulan masa penilaian yang biasa digunakan.
Penghargaan Ballon d’Or memang terkesan begitu subyektif sebab kriteria aspek bakat dan sikap fair play tidak memiliki acuan yang jelas dalam penilaian juri.
Baca Juga:
Tiga Gol Messi Antar Inter Miami Menang Telak dan Amankan Tiket Playoff MLS 2025
Bisa jadi, para juri memiliki bias berdasarkan preferensi favorit masing-masing.
Ditambah lagi, penilaian pemain sebenarnya terkait dengan kompetisi liga yang berbeda persaingannya satu sama lain.
Di luar kritikan itu, Ballon d’Or tetap memiliki pesonanya.