WAHANANEWS.CO, Jakarta – Didier Deschamps kembali menorehkan catatan bersejarah bersama Timnas Prancis pada ajang Piala Dunia 2026.
Pelatih berusia 57 tahun itu sukses membawa Les Bleus melangkah ke babak perempat final setelah menundukkan Paraguay dengan skor tipis 1-0 pada laga babak 16 besar.
Baca Juga:
Bikin Penasaran, Mbappe Ganti Selebrasi Ikonik dengan Gaya Tiup Seruling
Kemenangan tersebut bukan hanya memastikan langkah Prancis ke delapan besar, tetapi juga mengukuhkan nama Deschamps dalam sejarah Piala Dunia.
Berdasarkan data Squawka, Deschamps resmi menjadi pelatih pertama yang mampu meraih 10 kemenangan di fase gugur Piala Dunia, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih pelatih mana pun sebelumnya.
Rekor tersebut menjadi bukti konsistensi Deschamps dalam menjaga Prancis tetap kompetitif di panggung sepak bola dunia selama lebih dari satu dekade.
Baca Juga:
Mbappe Alami Cedera Patah Tulang Hidung
Rentetan kemenangan itu dimulai saat Prancis mengalahkan Nigeria pada babak 16 besar Piala Dunia 2014.
Empat tahun kemudian, Deschamps membawa Les Bleus tampil luar biasa di Rusia.
Prancis menyingkirkan Argentina pada babak 16 besar, mengalahkan Uruguay di perempat final, menundukkan Belgia pada semifinal, hingga mengatasi Kroasia di partai final untuk mengangkat trofi juara dunia.
Perjalanan impresif itu berlanjut pada Piala Dunia 2022. Prancis kembali melangkah jauh setelah menaklukkan Polandia, Inggris, dan Maroko sebelum akhirnya menjadi runner-up turnamen tersebut.
Pada edisi Piala Dunia 2026, Deschamps kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu pelatih terbaik dunia.
Dua kemenangan di fase gugur atas Swedia dan Paraguay semakin mempertegas dominasinya sekaligus melengkapi koleksi 10 kemenangan di babak knockout.
Meski demikian, kemenangan atas Paraguay tidak diraih dengan mudah.
Tim asal Amerika Selatan tersebut tampil disiplin sepanjang pertandingan dengan menerapkan pertahanan rapat yang membuat lini depan Prancis kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Selain solidnya pertahanan Paraguay, suhu pertandingan yang mendekati 40 derajat Celsius juga memengaruhi tempo permainan kedua tim.
Kondisi cuaca yang panas membuat intensitas laga beberapa kali menurun meski Prancis tetap mendominasi penguasaan bola.
Kebuntuan akhirnya pecah pada babak kedua. Prancis memperoleh hadiah penalti setelah Désiré Doué dijatuhkan Gustavo Gómez di dalam kotak penalti.
Kylian Mbappe yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Les Bleus unggul 1-0 sekaligus memastikan kemenangan.
Sepanjang pertandingan, Paraguay juga beberapa kali menjadi sorotan akibat permainan yang cukup keras.
Sejumlah pelanggaran terhadap Kylian Mbappe dan Dayot Upamecano sempat memancing protes dari kubu Prancis.
Meski demikian, wasit Ilgiz Tantashev bersama tim Video Assistant Referee (VAR) memutuskan tidak memberikan hukuman tambahan atas insiden-insiden tersebut. Keputusan itu membuat pertandingan tetap berlanjut hingga peluit panjang dibunyikan.
Berkat kemenangan tersebut, Prancis dipastikan melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026.
Di fase berikutnya, Les Bleus akan menghadapi Maroko dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim pernah bertemu pada semifinal Piala Dunia 2022.
Sementara itu, catatan Squawka juga menunjukkan Deschamps kini hanya membutuhkan tiga kemenangan lagi untuk kembali mengantarkan Prancis meraih gelar juara dunia.
Di tengah peluang tersebut, pelatih berpengalaman itu telah lebih dulu mengukir tinta emas sebagai pelatih pertama yang membukukan 10 kemenangan di fase gugur Piala Dunia, mempertegas statusnya sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah turnamen paling bergengsi di dunia.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]