Mereka adalah Arif Dwi Pangestu (panahan), Diananda Choirunisa (panahan), Rifda Irfanaluthfi (senam artistik), Fathur Gustafian (menembak), Rahmad Adi Mulyono (panjat tebing), Desak Made Rita (panjat tebing), Rio Waida (selancar), dan Eko Yuli Irawan (angkat besi).
Sementara, untuk ajang Paralimpiade ada 13 atlet yang menjadi wakil tanah air, yaitu Saptoyogo Purnomo dan Kharisma Evi Tiarani dari cabang para atletik, Muhammad Fadli Imammuddin dari cabang para balap sepeda.
Baca Juga:
Sapu Bersih Togo di Davis Cup 2026, Tim Tenis Putra Indonesia Melaju ke Grup II Dunia
Kemudian, ada Bolo Triyanto dan Hanik Pujiastuti dari cabang para menembak, serta Kholidin, Setiawan, Ken Swagumilang, Theodora Audi, dan Wahyu Retno Wulandari dari cabang para panahan.
Ditambah Jendi Pangabean, Maulana Rifky Yavianda, dan Syuci Indriani dari cabang para renang.
Jumlah tersebut masih mungkin akan terus bertambah, karena proses kualifikasi masih berlangsung untuk sejumlah cabang olahraga.
Baca Juga:
Kemenpora Dukung Penguatan Isu Lingkungan Hidup untuk Wujudkan Asta Cita
Sebelumnya, pada Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia mampu membawa pulang total lima medali yaitu satu emas, satu perak, dan tiga perunggu.
Sedangkan Paralimpiade Tokyo 2020, tim Merah Putih mengoleksi sembilan medali dengan rincian dua emas, tiga perak, dan empat perunggu.
[Redaktur: Zahara Sitio]