Selain itu, Menpora juga meninjau fasilitas sasana kebugaran yang dilengkapi perangkat sport science, termasuk area latihan balap sepeda.
Tak hanya arena latihan, perhatian juga diberikan pada fasilitas penunjang lainnya seperti asrama atlet yang menjadi tempat tinggal selama menjalani program pelatnas.
Baca Juga:
Erick Thohir Buka Munas PB Percasi 2026, Dorong Catur Masuk Industri dan Sport Tourism
Momen tersebut dimanfaatkan Menpora untuk berdialog langsung dengan para atlet, memberikan motivasi, serta menyemangati mereka agar tetap fokus dan disiplin dalam menjalani persiapan.
Bahkan, Menpora turut mencoba bermain tenis meja dan boccia sebagai bentuk kedekatan dan dukungan moral kepada atlet.
Menpora juga menyampaikan apresiasi terhadap kualitas fasilitas yang tersedia di Paralympic Training Center.
Baca Juga:
Sambut Menteri LH di Jambi, Danrem 042/Gapu Perkuat Sinergi Program Lingkungan Strategis
Ia menilai sarana dan prasarana yang ada telah memenuhi standar internasional dan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendukung kemajuan olahraga disabilitas.
"Saya menyaksikan sendiri ini fasilitas yang luar biasa. Saya dengar ini adalah yang terbaik dan pertama di Asia Tenggara. Artinya, kerja keras NPC, ofisial, atlet ini memang pemerintah membuktikan hadir. Pemerintah tidak membedakan dukungan fasilitas kepada seluruh kegiatan NPC Indonesia," tegas Menpora.
Sementara itu, Ketua NPC Indonesia Senny Marbun menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga.