Sekitar 5.000 peserta ditargetkan mengikuti Indonesia Youth Summit 2026.
Mereka berasal dari beragam latar belakang, seperti organisasi kepemudaan, komunitas pemuda, mahasiswa, akademisi, wirausaha muda, inovator, pengambil kebijakan, mitra strategis, aktivis, hingga para profesional muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga:
Erick Thohir Ungkap Tiga Ancaman Serius bagi Generasi Muda, Kemenpora Perkuat Program Kepemudaan
Melalui penyelenggaraan forum ini, pemerintah berharap dapat membangun fondasi yang lebih kuat dalam penyusunan arah kebijakan pembangunan kepemudaan nasional.
Selain itu, IYS 2026 juga diharapkan mampu membuka wawasan generasi muda agar memiliki perspektif yang lebih luas dalam menghadapi tantangan pembangunan menuju satu abad Sumpah Pemuda serta memastikan keberlanjutan peran pemuda di masa depan.
Untuk memperkaya pengalaman peserta, Kemenpora juga akan melibatkan berbagai mitra internasional dari sejumlah negara, di antaranya Amerika Serikat, China, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Australia, Arab Saudi, serta beberapa negara lainnya.
Baca Juga:
Pasang Badan Buat MBG, Ivan Wirata Absen Saat GMNI Jambi Minta Klarifikasi
Kehadiran mitra global tersebut diharapkan menjadi sarana pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam pengembangan kepemudaan sehingga dapat memperkuat daya saing generasi muda Indonesia di tingkat internasional.
Program Indonesia Youth Summit 2026 dinilai memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan bangsa.
Melalui peningkatan kapasitas kepemimpinan, kolaborasi, dan jejaring yang lebih luas, para pemuda diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan global.