Menurutnya, mantan gelandang Barcelona tersebut juga mampu memadukan gaya bermain penuh inisiatif dengan fleksibilitas dalam menghadapi berbagai situasi pertandingan.
“Hal seperti ini sangat dibutuhkan dalam sepak bola modern di tingkat tertinggi,” ucapnya.
Baca Juga:
Xavi Hernandez Bangga Barcelona Rontokkan Napoli di Liga Champions 2023-2024
Tugas menangani Timnas Belanda menjadi pengalaman baru bagi Xavi di level sepak bola internasional.
Sebelumnya, pelatih berusia 46 tahun itu lebih banyak berkiprah di level klub.
Ia pernah menangani klub asal Qatar, Al Sadd, sebelum kemudian kembali ke Barcelona FC sebagai pelatih.
Baca Juga:
Xavi Hernandez Siap Tinggalkan Barcelona
Meski baru pertama kali menangani sebuah tim nasional, Xavi mengaku memiliki hubungan yang cukup erat dengan sepak bola Belanda.
Pengaruh tersebut bahkan sudah ia rasakan sejak masih menempuh pendidikan sepak bola di akademi Barcelona FC.
Menurut Xavi, filosofi sepak bola Belanda, khususnya pemikiran para legenda Oranje seperti Johan Cruyff dan Rinus Michels, turut memberikan pengaruh terhadap perkembangan gaya bermainnya.