WAHANANEWS.CO, Jakarta - Manajemen Chelsea mulai bergerak cepat mencari sosok pengganti Enzo Maresca yang resmi meninggalkan kursi pelatih kepala.
Nama pelatih Strasbourg, Liam Rosenior, mencuat sebagai kandidat terkuat dan kini berada di posisi terdepan dalam bursa pelatih anyar klub asal London tersebut.
Baca Juga:
Pedro Neto Tak Ikut ke Azerbaijan, Chelsea Tetap Bidik Kemenangan Ketiga di Liga Champions
Pergantian pelatih ini tidak lepas dari dinamika internal klub. Enzo Maresca mengakhiri masa jabatannya pada Kamis (1/1/2026) setelah Chelsea menorehkan serangkaian hasil kurang memuaskan di ajang Liga Inggris.
Pelatih asal Italia berusia 45 tahun itu juga dikabarkan mengalami perbedaan pandangan dengan jajaran manajemen serta pemilik klub terkait arah dan kebijakan tim.
Seiring kepergian Maresca, Chelsea langsung membuka proses seleksi pelatih baru. Dari sejumlah nama yang beredar, Liam Rosenior disebut-sebut sebagai pilihan utama.
Baca Juga:
Drama Dua Menit, Chelsea Balikkan Keadaan dan Lolos ke 16 Besar
Saat ini, Rosenior tengah menangani Strasbourg yang menempati peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Prancis.
Strasbourg sendiri berada di bawah naungan konsorsium BlueCo, kelompok investasi yang juga mengambil alih kepemilikan Chelsea pada 2022.
Kedekatan struktural ini membuat Rosenior dinilai memiliki peluang besar untuk melangkah ke Stamford Bridge.
Rosenior disebut mendapat penilaian tinggi dari BlueCo serta dukungan kuat dari internal Chelsea.
Kualitas kepelatihannya juga menuai pujian dari berbagai pihak, termasuk bek Strasbourg Ben Chilwell, yang sebelumnya menilai Rosenior sebagai pelatih dengan potensi besar untuk mencapai level tertinggi dalam karier kepelatihan.
Sebelum berkarier di Prancis, Rosenior sempat menangani Hull City di kompetisi Championship Inggris.
Namun, kiprahnya di klub tersebut berakhir setelah ia diberhentikan hanya 19 bulan sejak penunjukan awal.
Pelatih berusia 41 tahun itu kemudian melanjutkan kariernya bersama Strasbourg pada musim panas 2024.
Di musim pertamanya, ia sukses membawa klub finis di posisi ketujuh liga, sebuah pencapaian yang mengantarkan Strasbourg tampil di kompetisi Eropa musim 2025/2026.
Prestasi Strasbourg di pentas Eropa juga terbilang impresif. Mereka sempat menundukkan klub Liga Inggris, Crystal Palace, pada ajang Liga Konferensi bulan November lalu.
Strasbourg bahkan menutup fase liga yang diikuti 36 tim dengan finis di posisi teratas, sekaligus memastikan status unggulan turnamen.
Meski demikian, potensi kepindahan Rosenior ke Chelsea memunculkan kekhawatiran di kalangan suporter Strasbourg.
Sebagian pendukung menilai klub mereka kerap menjadi “pemasok” pemain maupun pelatih bagi Chelsea, sehingga perpindahan Rosenior dikhawatirkan memicu gelombang protes.
Selain Rosenior, Chelsea juga mempertimbangkan beberapa kandidat lain untuk mengisi kursi pelatih.
Nama-nama seperti Roberto De Zerbi (Marseille), Kieran McKenna (Ipswich), Francesco Farioli (FC Porto), hingga mantan pemain mereka Frank Lampard yang kini melatih Coventry, turut masuk dalam radar manajemen.
Sambil menunggu keputusan akhir, Chelsea menunjuk pelatih tim U-21, Calum McFarlane, sebagai pelatih sementara.
McFarlane akan memimpin The Blues dalam laga menghadapi Manchester City pada Senin (5/1/2026).
Ia juga dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Jumat (2/1/2026) untuk memaparkan kondisi tim dan persiapan menjelang pertandingan tersebut.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]