WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) turut ambil bagian dalam ajang internasional SERVE BRICS 2026 yang mengangkat tema “Volunteering for a Better Tomorrow”.
Keterlibatan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat kontribusi pemuda Indonesia pada gerakan sosial global berbasis kerelawanan.
Baca Juga:
Aspers Panglima TNI Hadiri Acara Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2024
Kegiatan tersebut digelar secara hibrida, yakni luring di kantor Kemenpora RI serta daring yang menghubungkan peserta dari berbagai negara, pada Rabu (29/4/2026).
Forum ini dirancang sebagai ruang kolaboratif bagi generasi muda untuk bertukar gagasan, memperluas jejaring internasional, serta merumuskan solusi atas berbagai tantangan global melalui pendekatan volunteerism.
Dalam partisipasinya, Indonesia mengirimkan empat perwakilan pemuda dari latar belakang daerah dan pengalaman yang beragam.
Baca Juga:
Asisten Kemenpora RI Kunjungi Walikota Sibolga: Sinergi untuk Meningkatkan Prestasi Pemuda
Kehadiran mereka, baik secara langsung maupun virtual, mencerminkan potensi besar serta keberagaman pemuda Indonesia dalam berkontribusi di panggung internasional.
Delegasi Indonesia terdiri atas Muhammad Achdan Tharis dari Bireuen, Aceh; Sofian Hadi dari Nusa Tenggara Barat yang kini berdomisili di Kediri; Muhammad Radika Afwa Bimalaksa dari Malang, Jawa Timur; serta Fithriyyah dari Pontianak, Kalimantan Barat yang tengah menempuh pendidikan di New Jersey, Amerika Serikat dan mengikuti kegiatan secara daring.
Keterlibatan ini sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam menghadirkan partisipasi pemuda yang inklusif, tanpa batasan geografis maupun akses.
SERVE BRICS 2026 mengusung tema “Volunteering for a Better Tomorrow”, yang menekankan pentingnya peran strategis pemuda dalam mendorong perubahan sosial melalui aksi nyata kerelawanan, kolaborasi lintas negara, serta kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Forum ini diikuti oleh delegasi dari 11 negara. Dalam kesempatan tersebut, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang menampilkan video presentasi sekaligus perkenalan delegasi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas nasional serta diplomasi pemuda Indonesia di kancah global.
Sepanjang kegiatan, para peserta dibagi ke dalam kelompok lintas negara untuk membahas beragam isu global, mulai dari tantangan sosial hingga pembangunan berkelanjutan.
Setiap kelompok kemudian menyusun rekomendasi solusi berbasis volunteerism yang dipresentasikan di hadapan seluruh peserta.
Menariknya, dari seluruh peserta yang terlibat, delegasi Indonesia yang diwakili oleh Achdan dan Fithriyyah terpilih untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok mereka.
Pencapaian ini menunjukkan kapasitas, kualitas, serta peran aktif pemuda Indonesia dalam forum internasional.
Partisipasi Indonesia dalam SERVE BRICS 2026 semakin menegaskan komitmen Kemenpora RI dalam mendorong generasi muda agar aktif dalam diplomasi global.
Selain itu, keikutsertaan ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi dan eksistensi pemuda Indonesia sebagai agen perubahan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dunia.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]