WAHANANEWS.CO, Jakarta - Bayer Leverkusen resmi melakukan pergantian pelatih setelah memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Kasper Hjulmand.
Keputusan tersebut diambil meski pelatih asal Denmark itu belum genap satu tahun menangani klub Bundesliga Jerman tersebut.
Baca Juga:
Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Bintang Masa Depan, Berikut Pemain-Pemain Termudanya
Sebagai penggantinya, manajemen Leverkusen menunjuk Carles Martinez Novell untuk memimpin tim mulai musim depan.
Pelatih asal Spanyol itu akan mulai bertugas pada 1 Juli dengan kontrak berdurasi dua tahun.
Pergantian pelatih ini menjadi bagian dari upaya Leverkusen untuk mengembalikan performa tim yang belum stabil sejak ditinggal pelatih sukses mereka, Xabi Alonso.
Baca Juga:
Menuju Piala Dunia 2026, IFAB Resmikan Sejumlah Perubahan Aturan Demi Fair Play
Setelah era Alonso berakhir, Leverkusen mengalami pasang surut performa. Bahkan, Erik ten Hag sempat menangani tim dalam periode singkat selama tiga pertandingan sebelum klub menunjuk Hjulmand.
Kasper Hjulmand sendiri mengambil alih kursi pelatih pada Desember 2025. Namun, selama masa kepemimpinannya, Leverkusen gagal menunjukkan konsistensi yang diharapkan.
Tim hanya mampu mengakhiri kompetisi Bundesliga di posisi keenam klasemen akhir.
Hasil tersebut membuat Leverkusen kehilangan kesempatan tampil di Liga Champions musim depan.
Kegagalan mereka semakin lengkap setelah tersingkir di babak 16 besar Liga Champions musim ini usai kalah dari Arsenal.
Manajemen klub menilai perubahan di kursi pelatih diperlukan agar Leverkusen dapat kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.
Harapan tersebut disampaikan langsung oleh pimpinan klub, Fernando Carro.
"Tujuan kami adalah tetap bisa bersaing di kompetisi leves atas. Selanjutnya kami akan membenahi posisi kami di antara kelu-klub atas Eropa,” ujar pimpinan klub, Fernando Carro.
Carles Martinez Novell datang ke BayArena dengan membawa pengalaman dari kompetisi Ligue 1 Prancis.
Sebelum menerima tawaran Leverkusen, ia menangani Toulouse dan berhasil membawa klub tersebut mengakhiri musim di peringkat kesembilan klasemen.
Fernando Carro menjelaskan bahwa penunjukan Martinez Novell bukan tanpa pertimbangan matang.
Menurutnya, pelatih berusia 42 tahun itu memiliki filosofi sepak bola modern yang sesuai dengan arah pembangunan tim dalam beberapa tahun ke depan.
Carro juga menyebutkan alasan memilih Novell. Sebagai pelatih, ia mengaku, punya tipe modern membantu mengembangkan bakat-bakat tim.
Dengan hadirnya Martinez Novell, Bayer Leverkusen berharap dapat membangun kembali kekuatan skuad, meningkatkan daya saing di Bundesliga, serta kembali menembus kompetisi antarklub elite Eropa pada musim-musim mendatang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]