WahanaNews.co | Apresiasi pemerintah berupa bonus kepada tim bulutangkis Indonesia yang menjuarai Piala Thomas Cup 2020 akan turun pada Rabu (8/12/2021).
Tim bulutangkis Indonesia sukses menjuarai Piala Thomas setelah menunggu selama 19 tahun.
Baca Juga:
Kesalahan Sendiri dan Faktor Kesialan Warnai Kekalahan Jonatan di Australian Open 2025
Tercatat, Indonesia terakhir kali menjuarai Piala Thomas pada tahun 2002, saat kompetisi itu digelar di Guangzhou, China.
Pada final Piala Thomas edisi 2002 itu, Indonesia berhasil menaklukan negara serumpun, Malaysia, dengan skor tipis 3-2.
Kini, tim bulutangkis Merah-Putih menjuarai Piala Thomas 2020 seusai menaklukan juara bertahan, China, dengan skor dominasi 3-0.
Baca Juga:
Tiga Wakil Indonesia Melaju ke Semifinal Hylo Open 2025, Asa Juara Masih Terjaga
Pada laga penentuan, tunggal putra Indonesia, Jonathan Christie, berhasil memenangi pertandingan melawan Li Shifeng melalui permainan rubber game atau tiga gim dengan skor 21-14, 18-21, 21-14.
Namun, usai pasukan Indonesia menjuarai Piala Thomas 2020, muncul sebuah polemik.
Permasalahan yang mencuat adalah ketika Jonathan Christie berupaya menagih janji pemerintah terkait bonus para atlet.