WAHANANEWS.CO, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi khusus kepada atlet berkuda cabang Eventing, Riko Ganda Febryanto, atas semangat juang dan dedikasinya saat membela Indonesia di ajang SEA Games 2025.
Apresiasi tersebut diberikan meski Riko diketahui mengalami cedera serius berupa patah tulang rusuk (fraktur) beberapa hari sebelum pertandingan berlangsung.
Baca Juga:
Presiden Prabowo: Petani Berperan Fundamental Bagi Kemerdekaan RI
Meski dalam kondisi fisik yang tidak ideal akibat cedera tersebut, Riko tetap memilih untuk turun bertanding.
Ia menunjukkan tekad kuat dengan menyelesaikan seluruh rangkaian lomba hingga garis akhir.
Bahkan, Riko dilaporkan sempat pingsan sesaat setelah menyelesaikan pertandingan, akibat menahan rasa sakit yang luar biasa.
Baca Juga:
Perayaan Natal Nasional 2025 Diselenggarakan Sederhana dan Berdampak untuk Indonesia
"Saya dapat laporan bahwa salah satu atlet itu berapa hari sebelumnya baru kecelakaan, kena tendangan kuda rusuknya fraktur. Jadi dia bertanding dengan memegang apa itu tulang rusuknya, tidak mau menyerah masuk finish setelah masuk finis langsung pingsan," kata Presiden Prabowo dalam sambutannya saat acara penyerahan bonus secara simbolis kepada atlet peraih medali SEA Games 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Pada ajang tersebut, Riko tampil bersama tiga atlet berkuda lainnya, yakni Welda Agapindo, Jamhur Hatta, dan Steven Menayang.
Keempatnya berhasil mempersembahkan medali perak bagi Indonesia pada nomor beregu cabang olahraga berkuda.
Presiden Prabowo juga menyoroti tingkat risiko tinggi dalam olahraga berkuda.
Menurutnya, cabang olahraga ini termasuk yang paling berat dan berbahaya karena melibatkan kecepatan, kekuatan fisik, serta risiko cedera serius.
Oleh karena itu, Presiden menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang memberikan kenaikan pangkat kepada atlet berkuda berprestasi tersebut.
"Panglima TNI sudah naik pangkat mereka jadi perwira. Salah satu yang ingin saya tandai itu berkuda yang sangat berbahaya dan sangat berat dari semua cabang naik kuda," ujarnya.
Pada SEA Games ke-33 Thailand 2025, tercatat sebanyak 39 prajurit TNI berhasil menorehkan prestasi membanggakan di berbagai cabang olahraga.
Sebagai bentuk penghargaan atas capaian tersebut, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan sejumlah apresiasi berupa kenaikan pangkat dan kesempatan pendidikan lanjutan.
Salah satu penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) diberikan kepada peraih medali emas cabang Taekwondo, Muhammad Alfi Kusuma. Panglima TNI menaikkan pangkat Alfi dari Letnan Dua menjadi Letnan Satu.
Selain itu, KPLB juga dianugerahkan kepada atlet angkat besi Rizki Juniansyah, yang mendapatkan kenaikan pangkat dari Letnan Dua menjadi Kapten.
Sementara itu, 37 prajurit TNI lainnya menerima penghargaan berupa kesempatan mengikuti pendidikan di Sekolah Perwira dan Sekolah Bintara.
“Kebijakan dari saya, selaku Panglima TNI akan memberikan reward dan punishment kepada seluruh prajurit. Kemarin, tahun baru, saya memberikan KPLB kepada prajurit berprestasi di daerah tugas di Papua,” kata Panglima TNI.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]