WAHANANEWS.CO, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mendorong para jurnalis yang meliput sepak bola untuk semakin aktif menjalankan peran edukasi kepada masyarakat melalui pemberitaan yang informatif, berimbang, dan berkualitas.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, dalam kegiatan yang digelar bersama komunitas jurnalis sepak bola di Jakarta.
Baca Juga:
PSSI Resmi Tunjuk John Herdman sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia
Kegiatan bertajuk “Jemput Bola dan Sambung Rasa” itu berlangsung di Lapangan C Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, pada Jumat, 6 Maret 2026.
Acara tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang diskusi antara pengurus PSSI dengan para jurnalis yang tergabung dalam PSSI Pers.
Dalam kesempatan tersebut, Arya berharap para jurnalis yang selama ini aktif meliput perkembangan sepak bola nasional dapat berperan sebagai penghubung informasi antara organisasi sepak bola dengan masyarakat luas.
Baca Juga:
Ketum FFI Tegaskan Futsal Bagian Tak Terpisahkan dari PSSI dan FIFA
Melalui pemberitaan yang edukatif, jurnalis dinilai dapat membantu meningkatkan pemahaman publik terhadap berbagai dinamika yang terjadi di dunia sepak bola Indonesia.
"Kita berharap teman-teman PSSI Pers jadi mitra terbaik untuk memberikan literasi. Berbagi informasi, dan juga membuat sepak bola jadi semakin baik di depan masyarakat juga," ucap Arya usai membuka kegiatan di Lapangan C kompleks GBK Senayan, Jakarta pada Jumat 6 Maret 2026.
Selain itu, Arya juga mengajak para anggota PSSI Pers untuk terus memperdalam pengetahuan mengenai aspek teknis sepak bola.
Menurutnya, pemahaman yang lebih luas tentang aturan permainan maupun mekanisme pertandingan akan membantu jurnalis menghasilkan tulisan yang lebih tajam dan akurat.
"Teman-teman PSSI Pers juga bisa belajar banyak hal mengenai teknis-teknis sepak bola. Seperti sebelumnya kita pernah menyelenggarakan rutin diskusi dengan komite wasit," ujar alumni Institut Teknologi Bandung itu.
"Itu diteruskan supaya teman-teman semakin bisa dapat perspektif-perspektif. Mengenai bagaimana sebenarnya rules of game-nya sepak bola,” kata Arya melanjutkan.
Ia menilai bahwa pemahaman mengenai aturan permainan dan teknis pertandingan akan membantu jurnalis dalam menyampaikan informasi yang lebih komprehensif kepada masyarakat.
Dengan demikian, pemberitaan yang dihasilkan tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mampu memberikan edukasi yang bermanfaat bagi publik pecinta sepak bola.
"Jadi teman-teman akan memberikan pendidikan-pendidikan yang terbaik kepada publik untuk masalah sepak bola," ujarnya.
Sementara itu, Ketua PSSI Pers periode 2026–2029, Robi Yanto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Arya Sinulingga dalam kegiatan perdana kepengurusan baru organisasi tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para jurnalis dan insan media yang hadir dan turut meramaikan acara kebersamaan tersebut.
“Sebelumnya terimakasih kepada bang Arya yang sudah menyempatkan hadir di acara perdana kami. Saya mewakili seluruh pengurus juga mengucakpak terimakasih kepada rekan-rekan media yang ikut meramaikan acara ini,” kata Robi.
Robi menegaskan bahwa peran jurnalis sangat penting dalam mendukung perkembangan olahraga, khususnya sepak bola di Indonesia.
Melalui pemberitaan yang objektif dan konstruktif, media dapat membantu membangun iklim sepak bola yang lebih positif.
“Kami sebagai jurnalis juga ingin memberikan dampak positif untuk perkembangan sepak bola Indonesia. Jadi tentu saya berharap, teman-teman bisa berkolaborasi dengan baik,” ucapnya.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan agenda buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban.
Para jurnalis yang hadir turut mengikuti pertandingan sepak bola persahabatan antar sesama anggota komunitas PSSI Pers.
Momentum ini sekaligus menjadi program pertama yang dilaksanakan oleh kepengurusan baru PSSI Pers periode 2026–2029 sejak resmi terpilih pada Februari 2026.
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat solidaritas antar jurnalis sepak bola di Indonesia.
Acara pembukaan ditandai dengan syukuran berupa pemotongan tumpeng oleh ketua dan wakil ketua PSSI Pers.
Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya berbagai program kerja organisasi jurnalis sepak bola itu untuk periode kepengurusan yang baru.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]