WAHANANEWS.CO, Jakarta - Atlet panjat tebing Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, menegaskan bahwa keluarga dan masa depan menjadi prioritas utama dalam hidupnya.
Hal itu pula yang mendasari rencana penggunaan bonus sebesar Rp1 miliar yang ia terima usai meraih medali emas nomor speed klasik panjat tebing putra SEA Games 2025.
Baca Juga:
Kemenpora Perpanjang Pendaftaran Seleksi Deputi Pengembangan Industri Olahraga hingga 3 Maret 2026
Robby menyebutkan, bonus tersebut akan lebih difokuskan untuk membantu keluarga serta disiapkan sebagai investasi jangka panjang demi masa depannya.
“Buat sekarang bonusnya mungkin lebih untuk ke keluarga sih. Ke keluarga dan investasi buat masa depan,” ungkap pria yang akrab disapa Robby itu.
Atlet berusia 19 tahun tersebut juga mengungkapkan rasa hormat dan terima kasihnya kepada kedua orang tua yang ia sebut sebagai pahlawan sejati dalam perjalanan kariernya.
Baca Juga:
Silaturahmi dengan Media, Menpora Erick Paparkan Program Strategis Kemenpora 2026
Menurut Robby, dukungan tanpa henti dari ayah dan ibunya menjadi fondasi utama hingga ia mampu berdiri di titik pencapaian tertinggi saat ini, termasuk meraih emas di ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.
“Karena mereka, saya bisa sampai di titik pencapaian sekarang. Serta banyak juga sosok lain di belakang mereka seperti pelatih, teman, dan orang-orang terdekat saya, semua menjadi sosok pahlawan juga," ujar Robby.
Selain kepada keluarga dan tim terdekat, Robby juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas perhatian dan bonus yang diberikan kepada para atlet berprestasi.
Ia menilai dukungan tersebut memiliki arti penting dalam menunjang kebutuhan serta meningkatkan motivasi atlet untuk terus mengukir prestasi.
“Harapannya semoga lebih baik lagi dalam menunjang kebutuhan dan prestasi atlet-atlet kita. Saya merasa senang bisa berada di sini. Terima kasih atas bonus yang diberikan, dan terima kasih telah mendukung kami,” tuturnya.
Diketahui, atlet asal Jakarta ini tampil gemilang di partai final speed klasik panjat tebing putra SEA Games 2025 dengan bersaing ketat melawan sesama atlet Indonesia Alfian Muhammad Fajri serta atlet Thailand Aphiwit Limpanichpakdee.
Dalam laga penentuan tersebut, Robby mencatatkan waktu tercepat 4,83 detik, sekaligus memastikan medali emas menjadi miliknya.
Sebelumnya, Robby juga telah menorehkan prestasi internasional dengan meraih medali perunggu pada ajang International Federation of Sport Climbing (IFSC) Youth Asian Championship 2025 di Tiongkok, menegaskan konsistensinya sebagai salah satu atlet muda potensial Indonesia di cabang panjat tebing.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]