Pada balapan di Sirkuit Sepang, Rossi bersitegang dengan Marquez di lintasan.
Bahkan duel Rossi dan Marquez kala itu berbuntut dengan jatuhnya sang pembalap Spanyol.
Baca Juga:
Kuala Lumpur Jadi Tuan Rumah Pembukaan Resmi MotoGP 2026
Rossi pun dihukum pengurangan tiga poin dan harus start dari posisi buncit di MotoGP Valencia yang merupakan seri penutup musim.
Rossi bisa menempati posisi keempat, namun poinnya tak cukup mengejar Lorenzo.
Menurut Jarvis, insiden enam tahun lalu tersebut membuat persaingan MotoGP berubah.
Baca Juga:
Fabio Quartararo Alami Patah Jari Saat Tes Pramusim MotoGP Sepang
"Dengan apa yang terjadi pada 2015, MotoGP mulai seperti sepakbola dengan keberadaan fan yang mencerca pembalap. Itu mengubah balap motor selamanya, olahraga yang kita cintai telah diracuni," ucap Jarvis. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.