WAHANANEWS.CO, Jakarta – Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menilai kemenangan dramatis yang diraih timnya atas Portugal pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 merupakan hasil yang pantas.
Menurutnya, duel yang mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola Eropa tersebut berlangsung dengan kualitas tinggi sehingga layak disebut sebagai pertandingan final yang terjadi lebih awal.
Baca Juga:
Tongkat Komando Yonif 142/Ksatria Jaya Resmi Berganti
Spanyol berhasil memastikan langkah ke babak perempat final setelah menaklukkan Portugal melalui gol penentu yang dicetak Mikel Merino pada penghujung pertandingan.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri perjuangan Portugal di ajang Piala Dunia 2026.
Usai pertandingan, Luis mengungkapkan bahwa sejak sebelum laga dimulai dirinya sudah memprediksi pertandingan tersebut akan berlangsung sengit.
Baca Juga:
Resmi Menjadi ASN, Tujuh CPNS LPKA Kelas II Muara Bulian Diambil Sumpah, Perkuat Komitmen Pengabdian kepada Bangsa
Ia menyebut kedua tim sama-sama memiliki kualitas yang sangat baik sehingga salah satu di antaranya harus rela mengakhiri langkah lebih cepat.
"Pertandingan luar biasa antara dua tim yang memiliki level sangat tinggi, Sayangnya, salah satunya harus tersingkir dari turnamen ini. Kami sudah mengatakan sebelum pertandingan bahwa ini adalah final sebelum final, dan pada akhirnya kami memenangkannya," kata Luis usai laga Spanyol vs Portugal seperti dilansir FIFA, Selasa, 7 Juli 2026.
Pelatih berusia 65 tahun itu juga memberikan pujian khusus kepada Mikel Merino yang kembali tampil sebagai pembeda bagi La Roja.
Menurutnya, sang gelandang selalu mampu menjawab kepercayaan yang diberikan dengan penampilan konsisten serta kontribusi penting dalam momen-momen krusial.
"Mikel Merino tidak pernah mengecewakan, dia pemain yang bisa diandalkan, dia pernah membawa kami meraih gelar juara Eropa. Dia adalah pemain luar biasa dan salah satu yang terbaik di dunia di posisinya," ucap Luis.
"Saya selalu mengambil keputusan berdasarkan apa yang menurut saya terbaik untuk tim. Mikel adalah pemain yang bisa diandalkan saat tim membutuhkannya, dan saya sangat puas dengannya," ucap pelatih berusia 65 tahun tersebut.
Selain mengomentari jalannya pertandingan, Luis mengaku sempat berbincang dengan kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, seusai laga.
Ia menaruh rasa hormat yang tinggi kepada penyerang veteran tersebut dan menilai Ronaldo tetap menjadi figur inspiratif di dunia sepak bola.
"Saya telah berbicara dengan Cristiano dalam berbagai kesempatan, saya mengaguminya, nilai-nilainya, dan gaya hidupnya. Saya rasa dia adalah panutan bagi kaum muda," ujar Luis.
Meski telah mengamankan tiket ke babak delapan besar, Luis memilih belum memikirkan lawan yang akan dihadapi pada fase berikutnya.
Ia ingin seluruh pemain menikmati keberhasilan lolos lebih dulu sebelum kembali mempersiapkan diri menghadapi pertandingan selanjutnya.
"Kami akan merayakan terlebih dahulu keberhasilan lolos ke perempat final, baru kemudian menghadapi lawan mana pun. Kami sangat tenang dan memiliki pengalaman yang sangat besar dalam turnamen seperti ini," ucap Luis.
Pada kesempatan yang sama, Luis juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain yang tampil dari bangku cadangan.
Menurutnya, kekuatan Spanyol tidak hanya ditentukan oleh pemain inti, tetapi juga oleh para pemain pelapis yang mampu memberikan dampak positif ketika diturunkan.
Ia menilai kekompakan serta suasana harmonis di dalam skuad menjadi modal penting bagi La Roja untuk terus melangkah di Piala Dunia 2026.
"Sangat senang dengan generasi ini, dan Mikel Merino adalah salah satunya, saya juga ingin memuji semua pemain. Ini mencerminkan suasana yang sangat baik serta kekompakan yang luar biasa di dalam tim," ujar Luis.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]