"Saya berkata 'bagus,' dan dia berkata 'Saya tidak ingin menunjukkan sportivitas atau rasa hormat.'," tutur Fury, dikutip dari RT, Minggu (10/10/2021).
"Saya berkata 'Tidak masalah.' Saya sangat terkejut. Pecundang yang sakit," kata Fury kepada BT Sport.
Baca Juga:
Usyk Ingin Istirahat, Laga Tyson Fury vs Anthony Joshua Bakal Terwujud?
Fury melanjutkan pembicaraannya pada konferensi pers pasca-pertarungan, menyeret kembali tuduhan berulang Wilder bahwa raja kelas berat dunia yang tak terkalahkan telah merusak sarung tangannya dalam pertarungan terakhir mereka.
"Bagaimana Anda bisa mengatakan saya curang ketika Anda tahu di dalam hati Anda sendiri dan seluruh tim Anda tahu bahwa Anda dikalahkan dengan adil," kata pria berusia 33 tahun itu.
"Ini pecundang 'sakit' dalam tinju. Dia bukan yang pertama dan dia tidak akan menjadi yang terakhir. Tapi saya telah bertindak seperti pria terhormat sepanjang karir saya dan hanya itu yang bisa saya lakukan sebagai pria," jelasnya. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.