WAHANANEWS.CO, Jakarta - Prestasi yang diraih tim panjat tebing Indonesia pada ajang World Climbing Series terus menjadi modal penting dalam mematangkan persiapan menuju Asian Games 2026.
Rangkaian kejuaraan dunia yang diikuti para atlet tidak hanya menjadi ajang mengukur kemampuan menghadapi pesaing internasional, tetapi juga dimanfaatkan sebagai bagian dari program uji tanding (tryout) untuk meningkatkan performa jelang pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.
Baca Juga:
Resmi Gabung Arsenal, Illan Meslier Bidik Banyak Gelar Bersama The Gunners
Hasil positif berhasil dibukukan pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia. Dalam kejuaraan itu, kontingen Indonesia sukses membawa pulang empat medali, termasuk satu medali emas.
Capaian tersebut dinilai menjadi suntikan motivasi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri para atlet untuk menghadapi seri-seri berikutnya.
Sekretaris Pengurus Pusat (PP) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Wahyu Pristiawan Buntoro mengatakan, hasil yang diperoleh di Krakow menjadi bekal berharga dalam perjalanan tim menuju target utama di Asian Games 2026.
Baca Juga:
Federasi Sepak Bola Argentina Disorot FBI, Investigasi Transaksi Ratusan Juta Dolar Dimulai
“Alhamdulillah seperti kita ketahui beberapa medali kita dapatkan. Tentunya ini menjadi poin penting terutama bagi tim para atlet menambah kepercayaan diri,” kata Sekretaris Pengurus Pusat (PP) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Wahyu Pristiawan Buntoro dalam keterangannya.
Usai menyelesaikan kompetisi di Krakow, para atlet Indonesia langsung melanjutkan perjalanan ke Prancis untuk mengikuti seri berikutnya, yakni World Climbing Series Chamonix 2026 yang digelar pada 10–12 Juli.
FPTI berharap tren positif yang telah diraih di Polandia dapat terus berlanjut sehingga para atlet mampu kembali meraih hasil maksimal di Chamonix.