WAHANANEWS.CO - Langit Indonesia akan dihiasi fenomena langka ketika Gerhana Bulan Total terjadi pada Selasa (3/3/2026), dengan puncak gerhana berlangsung pukul 18.34.52 WIB berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dalam Almanak 2026.
BMKG mencatat fase gerhana dimulai dari Gerhana Penumbra mulai (P1) pukul 15.44.22 WIB, Gerhana Sebagian mulai (U1) pukul 16.50.00 WIB, Gerhana Total mulai (U2) pukul 18.04.26 WIB, Puncak Gerhana (MID) pukul 18.34.52 WIB, Gerhana Total berakhir (U3) pukul 19.02.45 WIB, Gerhana Sebagian berakhir (U4) pukul 20.17.10 WIB, hingga Gerhana Penumbra berakhir (P4) pukul 21.22.59 WIB.
Baca Juga:
4 Fenomena Gerhana di Tahun 2024, Simak Jadwalnya
Fenomena Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 dapat disaksikan langsung dari seluruh wilayah Indonesia serta wilayah Amerika, Australia, dan kawasan Asia bagian Timur, Tenggara, dan Tengah.
Masyarakat dapat mengamati gerhana sesuai zona waktu masing-masing atau menyaksikannya secara daring melalui layanan live streaming yang disediakan BMKG.
Secara astronomi, gerhana bulan merupakan peristiwa ketika cahaya Matahari menuju Bulan terhalang oleh Bumi akibat posisi ketiganya berada dalam satu garis lurus.
Baca Juga:
Catat Waktunya, Ini 3 Fenomena Langit pada Januari 2024
Gerhana bulan hanya terjadi pada fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya karena merupakan dampak dari dinamika pergerakan Matahari, Bumi, dan Bulan.
Sepanjang tahun 2026, BMKG mencatat terdapat empat peristiwa gerhana yakni Gerhana Matahari Cincin pada 17 Februari 2026, Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026, Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026, dan Gerhana Bulan Sebagian pada 28 Agustus 2026.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]