"Yang paling penting adalah kita tidak takut dengan teknologi yang sedang berkembang ini. Kita coba memanfaatkan AI ini untuk kepentingan kemanusiaan, yang paling utama, dan bagaimana kita bisa menggunakan AI ini sebagai produk yang tidak menggeser ataupun mengancam eksistensi kemanusiaan," katanya.
Lebih lanjut, Nezar mengajak berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah, swasta, akademisi hingga masyarakat menjadi bagian dalam penyusunan regulasi ini. Ia mengatakan prinsip inklusivitas dalam pengaturan teknologi AI diperlukan agar pemanfaatannya bisa optimal.
Baca Juga:
Cara Membuat WA Centang 1 tapi Tetap Online
"Kolaborasi adalah kunci keberhasilan dalam menyusun regulasi yang efektif dan relevan," tandasnya.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.