WahanaNews.co | Benda yang menyala dan melayang di langit Lampung ternyata adalah pecahan puing antariksa CZ5B milik China.
CZ5B adalah salah satu puing antariksa terbesar.
Baca Juga:
AHY Umumkan Kondisi Genting, Permukaan Pantura Jawa Turun 15-20 Cm per Tahun
Dikutip dari The EU Space Surveillance and Tracking (EU SST), objek CZ5B memiliki massa dari 17 hingga 23 ton dan ukuran sekitar 30 m, yang menjadikannya salah satu puing terbesar.
EU SST telah memantau masuknya kembali objek ruang angkasa besar CZ5B ini.
Tahap inti roket yang meluncurkan Wentian--modul kedua dari stasiun ruang angkasa modular besar China--pada 24 Juli 2022. Jaringan sensor SST UE mengamati objek dengan cermat, dan radarnya telah mempersempit jendela masuk kembali hingga 30 Juli.
Baca Juga:
Sinkronisasi Riset Jadi Prioritas, Kemdiktisaintek dan BRIN Siapkan Sistem Terpadu
Sensor kontribusi SST UE mengkonfirmasi bahwa objek itu jatuh.
Benda itu jatuh dengan kecepatan jatuh 3,3 detik per putaran, yang menunjukkan rotasi yang cukup cepat. Karena kemiringannya (41,47 derajat).
Penjelasan BRIN