WahanaNews.co | Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Muhammad Jusuf Kalla alias JK, berbicara tentang Nahdlatul Ulama menjelang satu abad lahirnya ormas Islam terbesar di Indonesia itu.
Secara tidak terduga, JK menganalogikan Nahdlatul Ulama mirip seperti waralaba, di mana sistemnya dimiliki banyak orang.
Baca Juga:
Buntut Pendongkelan Ketua Umum PMI, JK Laporkan Agung Laksono ke Polisi
"Saya minta maaf, saya katakan NU itu kayak franchise (waralaba)," katanya.
"Pesantrennya dimiliki orang-orang NU, tetapi bukan milik NU," ujar JK.
Dia menyatakan pandangannya saat menjadi narasumber dalam diskusi (halaqah) yang digelar di Kantor DPW PKB, Jakarta, Kamis (2/12/2021).
Baca Juga:
Sidang Pleno Munas PMI, Minta Jusuf Kalla Pimpin Kembali 2024-2029
Meski demikian, Jk menegaskan, sistem yang ada di NU sudah terkontrol dan teruji.
Sementara Muhammadiyah, JK menilai mirip perusahaan induk (company holding) yang asetnya milik Muhammadiyah, seperti sekolah dan rumah sakit.
Dia kemudian memaparkan persamaan NU dan Muhammadiyah.