WahanaNews.co | Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto minta personel TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Madago Raya tetap waspada terhadap pergerakan 4 anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.
Di samping itu, Hadi menyampaikan apresiasi tertinggi kepada Satgas Madago Raya atas capaian operasi.
Baca Juga:
Petisi Tolak Dwifungsi TNI Lewat RUU Muncul, 6.000 Warga Tandatangan
Seperti diketahui, Satgas Madago Raya telah menembak mati pemimpin kelompok radikal, Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora. Tak hanya Ali, satu pengikutnya yaitu Jaka Ramadan.
"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi tertinggi atas pelaksanaan tugas dan kerja keras yang telah dilaksanakan," kata Hadi saat memimpin pengarahan bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kepada personel Satgas Madago Raya 2021 di Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (28/9/2021).
Hadi mengatakan keberhasilan melumpuhkan Ali Kalora didapat berkat kerja sama dan kolaborasi semua pihak terkait. Hadi menuturkan progres kinerja Satgas Madago Raya baik.
Baca Juga:
Kapuspen TNI: Dalam RUU TNI Mekanisme Penempatan Prajurit di K/L Diatur Ketat
"Semua adalah berkat kerjasama, komunikasi dan kolaborasi yang baik dari semua pihak, sehingga operasi gabungan yang dilaksanakan menghasilkan progres yang cukup baik," ucap Hadi.
Hadi menuturkan mengucap syukur atas capaian operasi sah-sah saja. Namun, Hadi meminta prajurit untuk tetap waspada karena menurutnya bagian dari kelompok MIT yang tersisa seperti fenomena gunung es.
"Tutup seluruh akses menuju wilayah mereka. Kita patut bersyukur, namun tetap harus meningkatkan kewaspadaan karena setiap kemungkinan bisa saja terjadi," ujar mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) ini.